Seperti Amazon, Microsoft Enggan Jual Pengenal Wajah ke Kepolisian

 

DUTA TV – Microsoft enggan menjual teknologi pengenal wajah kepada polisi dan aparat penegak hukum, menyusul keputusan perusahaan milik orang terkaya dunia, Amazon.

Perusahaan besutan Bill Gates itu tak akan menjual perangkat lunak itu sampai ada peraturan yang mengatur pemakaian teknologi tersebut.

Berita Lainnya

“Intinya, (penting) bagi kami untuk melindungi hak asasi manusia orang-orang ketika teknologi ini digunakan,” kata Presiden Microsoft, Brad Smith, dilansir dari Cnet, Jumat (12/6/2020).

Advokat konsumen dan kelompok kebebasan sipil telah lama memperingatkan penggunaan teknologi pengenalan wajah. Dua tahun lalu, American Civil Liberties Union (ACLU) mulai meminta perusahaan teknologi berhenti menjual teknologi itu kepada pemerintah dan lembaga penegak hukum karena berpotensi menimbukan ancaman, khususnya terhadap imigran dan people of color.

Pengacara teknologi dan kebebasan sipil, Matt Cagle berujar, “Ketika produsen pengenalan wajah menolak menjual teknologi itu karena sangat berbahaya, anggota parlemen tak dapat lagi menyangkal ancaman terhadap hak dan kebebasan kita.”

Meski Microsoft dan Amazon tak lagi menjual teknologi penenalan wajah mereka ke pemerintah dan kepolisian, tampaknya Cagle dan para pembela kebebasan hak sipil belum cukup tenang.

“Kongres dan legislatif nasional mesti cepat menghentikan penegakan hukum yang menggunakan pengenalan wajah; sedangkan perusahaan seperti Microsoft harus bermitra dengan komunitas hak sipil, bukan menentangnya,” jelas Cagle lagi.(ern/we)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *