BMKG Catat Ribuan Titik Panas Turun Drastis

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut titik panas hari yang tercatat per 18 November 2019 sebanyak 316 titik. Jumlah titik panas  ini turun drastis dari Oktober yang mencapai ribuan (1.936) titik panas.

Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R. Prabowo menyebut faktor menurunnya titik panas hari ini disebabkan oleh pertumbuhan awan hujan.

Selain itu, ada juga kegiatan mitigasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah .

“Disamping kegiatan mitigasi yang dilakukan pihak-pihak terkait, bisa saja faktor makin meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan dan turun hujan yang terjadi menyebabkan berkurangnya jumlah hotspot [titik panas] yang muncul,” kata Mulyono saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Melalui laman Twitter @InfoHumasBMKG, provinsi Kalimantan Timur menjadi penyumbang titik panas (hotspot) paling banyak yaitu 52 titik, disusul Sumatera Selatan sebanyak 39 titik.

 

Sementara wilayah yang paling sedikit terdeteksi titik panas yaitu Jawa Tengah, Bali, dan Papua Barat masing-masing hanya memiliki satu titik.

BMKG juga mencatat, selama sepekan (11-17 November 2019), jumlah titik panas di provinsi Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat terpantau mengalami penurunan. Sedangkan provinsi Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur sempat mengalami peningkatan.

 

https://cnnindonesia.com/teknologi

 


Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *