Sekolah Catur Jadi Harapan Baru Lahirkan Pecatur Berprestasi Banua

Banjarmasin, Duta TV — Tingginya antusiasme peserta, khususnya dari kelompok junior, menjadi perhatian pengurus Percasi Kalimantan Selatan. Selama pelaksanaan Kejurprov, ratusan atlet dari berbagai daerah menunjukkan potensi yang dinilai perlu mendapat pembinaan secara berkelanjutan.
Melihat potensi tersebut, Ketua Pengurus Percasi Provinsi Kalimantan Selatan, H. Jahrian, menegaskan tekadnya mendirikan sekolah catur.
Sekolah ini diharapkan menjadi pusat pembinaan atlet usia dini sekaligus melahirkan lebih banyak pecatur berprestasi dari Banua.
“Saya di sini sangat bangga sekali. Dengan satu kali ulun memimpin sebagai Ketua Percasi Kalsel, pelaksanaan di sini aman, damai, dan tertib. Kemarin ulun tekad sudah bulat melihat pelaksanaan ini dengan baik dan benar, bahkan jadi kebanggaan ulun sendiri. Sekolah catur pasti ulun dirikan,” ujar Ketua Pengurus Percasi Provinsi Kalimantan Selatan, H. Jahrian.
Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari para orang tua atlet. Mereka menilai sekolah catur akan menjadi wadah pembinaan yang berkelanjutan sekaligus membantu meningkatkan kemampuan berpikir, konsentrasi, dan strategi anak sejak dini.
“Sangat bangga. Soalnya anaknya ini punya ADHD. Mungkin kalau secara anak normal susah fokus, tapi setelah kenal catur dia belajar sendiri, jadi bisa fokus, dia mengerti. Bagus banget kalau ada sekolah catur karena memang perlu buat anak-anak, melatih strategi dan segala macam. Malah harusnya masuk kurikulum sekolah juga,” ucap Maulana Fitrian, orang tua peraih Juara 2 Kelas G asal Balangan.
Sarah Syarqawi, orang tua peraih Juara 3 Kelas D, mengaku sangat mengapresiasi kepengurusan Percasi, khususnya Pengprov Kalsel, yang telah turut mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, karena belum sampai satu tahun kita menggeluti catur ini dan sudah bisa masuk ke tingkat provinsi. Tentu saja saya sebagai orang tua sangat mengapresiasi kepengurusan Percasi, khususnya Pengprov Kalsel, yang sangat mendukung kegiatan ini,” tuturnya.
Sementara itu, Endang Pratiwi, orang tua peraih Juara 1 Kelas F, juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Kejurprov.
“Alhamdulillah kegiatan Kejurprov ini sangat luar biasa dan banyak bantuan dari Bapak Ketua, juga dari Partai NasDem, sehingga sangat meriah. Anak saya juga sangat berbahagia bisa menjadi Juara 1 di kejuaraan catur tahun ini. Alhamdulillah saya sangat menyetujui jika ada sekolah catur,” tambahnya.
Keberadaan sekolah catur diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet secara berjenjang sehingga Kalimantan Selatan dapat melahirkan lebih banyak pecatur berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Reporter: Tim Liputan




