Sebelum Verfak, PPK dan PPS di Rappid Test

DUTA TV BANJARMASIN – Petugas PPK dan PPS  se-kota Banjarmasin, menjalani rappid test di sekretariat KPU kota Banjarmasin, pada Sabtu petang kemaren.

Jajaran petugas ADHOC ini menjadi garda depan dalam mengawali tahapan verifikasi faktual, syarat dukungan perseorangan yang sebelumnya sudah mendapatkan hasil rekapitulasi data pendukung bakal calon yang akan disensus dua pekan kedepan.

Sesuai dengan intruksi KPU RI petugas tingkat kecamatan, kelurahan dan desa agar dapat menjalankan tugasnya dengan aman.

Komisioner KPU kota Banjarmasin Syafrudin Akbar mengatakan, dari 181 orang dari PPK dan PPS  yang terdiri dari 25 orang petugas PPK dan 156 PPS tingkat kelurahan, jika ditemukan ada hasil reaktif maka harus menjalani karantina 14 hari.

“Hari ini KPU Banjarmasin laksanakan rapid test bagi PPK dan PPS  untuk laksanakan Verfak dilapangan, hari ini Banjarmasin Timur, Utara dan Barat, besok Banjarmasin Tengah & Selatan, PPS 156 PPK 25, kalau reaktif oleh gugus tidak boleh harus karantina 14 hari, jika sisa 2 orang bisa laksanakan, namun kalau lebih petugas bisa menunjuk siapa yang dianggap paham dalam pelaksanaan Verfak,” kata M. Syafrudin Akbar Komisioner KPU Banjarmasin.

M. Syafrudin Akbar Komisioner KPU Banjarmasin.

M. Syafrudin Akbar Komisioner KPU Banjarmasin.

Tahapan verifikasi faktual dukungan perseorangan bergulir sejak 24 Juni kemarin, diawali dengan penyerahan rekapitulasi data dukungan bacalon non Parpol ke penyelenggara PPK dan PPS  verifikasi dengan sistem Sensus tersebut, akan dimulai sejak 29 Juni hingga dua pekan kedepan atau berakhir pada 12 Juli 2020.

 

Reporter : Fadli Rizki

Asiah


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *