Said Umar Kami Minimal Perlu Investasi Rp15 Miliar

DUTA TV MARTAPURA – Komplain warga komplek Tembikar di Tatah Makmur menjadi salah satu problem besar yang akan dihadapi PDAM Intan Banjar untuk memenuhi kebutuhan air bersih, di kecamatan Kertak Hanyar, Tatah Makmur, Gambut, Aluh-aluh dan Beruntung Baru.

Menurut direktur tehnik PDAM Intan Banjar, Said Umar, infrasruktur menjadi persoalan utama untuk melayani kebutuhan air bersih di wilayah itu, dan untuk menambah fasilitas tersebut dibutuhkan dana minimal Rp15 miliar hingga Rp100 miliar.

Baca Juga : 20 Pelanggan Kertak Hanyar Audiensi ke PDAM Intan

“Kalau sumber bakunya kita cukup besar, hanya infrstrukturnya yang minim,” kata Said Umar dirtek PDAM Intan Banjar.

Said Umar dirtek PDAM Intan Banjar

Kondisi ini seiring dengan pertumbuhan pemukiman dan pergudangan di kawasan tersebut sehingga kebutuhan layanan air bersih sudah tidak sebanding dengan infrastruktur recervoir yang dimiliki.

Sebab, saat ini PDAM Intan hanya mampu melayanan kebutuhan air bersih dari IPA Syarkawie.

 

Reporter : Tarida Sitompul

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *