Ribuan Pelamar Penuhi Pendaftaran CASN Pemprov Kalsel Tahun 2021

Banjarbaru, DUTA TV — Hingga Senin (19/7) ribuan pelamar telah mendaftarkan diri sebagai Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Sampai dengan hari ini, yang mendaftar CPNS ada 2.483, CPPPK non Guru ada 118, dan CPPPK Guru ada 2.165. Jumlah ini akan terus bertambah mengingat Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mengeluarkan surat edaran terkait penyesuian tenggat waktu pendaftaran CASN,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Selatan, Sulkan, Banjarbaru, Senin (19/7/2021).

Lihat Juga :  Disdag Kalsel Dorong Kemajuan Pelaku UMKM di Pasar Online

Dijelaskan Sulkan, di surat edaran terbaru BKN menetapkan tanggal 26 Juli 2021 sebagai batas terakhir pendaftaran CASN.

“Jika di jadwal yang sebelumnya itu dibuka mulai dari tanggal 30 Juni sampai 21 Juli, di surat edaran baru ini disesuaikan sampai tanggal 26 Juli,” ujar Sulkan.

Penyesuaian waktu pendaftaran, lanjut Sulkan, dilakukan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk bisa mengikuti seleksi CASN tahun 2021.

Lihat Juga :  Tawarkan Harga Grosir, Disdag Kalsel Kunjungi Pasar Agribisnis di HSS

“Yang disesuikan tidak sampai waktu tesnya, yang disesuaikan hanya sampai pengumuman masa pascasanggah dimana sebelumnya pengumuman pascasanggah di 9 Agustus, di penyesuian ini 15 Agustus. Selebihnya sesuai dengan tahapan yang dipasang di website kami,” tutur Sulkan.

Dengan adanya penyesuaian tenggat waktu pendaftaran, Sulkan mengimbau kepada para calon pendaftar CASN agar membaca dengan teliti pengumuman dan syarat ketentuan yang berlaku.

Lihat Juga :  Disbunnak Kalsel Tingkatkan Sarpras PSR di Tanbu Dan Kotabaru

“Semua calon pelamar harus betul-betul membaca syarat dan ketentuan yang berlaku, baca pengumuman itu dengan teliti, dan ikuti persyaratan yang berlaku dalam mengajukan permohonan lamaran. Jangan sampai saat diverifikasi oleh panitia (BKN) ada yang tertinggal atau tidak sesuai, dan dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sehingga tidak bisa mengikuti ujian tes,” tukas Sulkan. MC Kalsel/Jml


Informasi ini juga bisa dilihat di website Diskominfo Kalsel Klik disini

Rahmatillah


Editor & Uploader

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *