Relawan Paman Birin Laporkan Dugaan Black Campaign

Banjarmasin, DUTA TV — Didampingi tim hukumnya, relawan Sahbirin Noor Muhidin melaporkan dugaan black campaign, yang terjadi di wilayah PSU yakni di Kecamatan Martapura.

Pelaporan terkait adanya pembagian bakul di UPT Disdik Kecamatan Martapura kota, pada 5 April lalu.

Setelah mendapatkan fakta bahwa pembagian bakul tidak dilakukan Paslon Birinmu atau bahkan para relawan, pihaknya mengambil langkah pengaduan dugaan black campaign ke sentra Gakkumdu Bawaslu Kalsel.

“Laporan tentang pembagian bakul di Kabupaten Banjar, kita laporkan bahwa apa yang dituduhkan tim H2D bahwa tidak benar, tidak ada pembagian bakul, Kita sampaikan berita dan bukti-bukti, di keraton, memang ada, tapi bukan dari tim 1, jelas diberita bahwa kubu kita yang berikan bakul, kita tidak ada keluarkan apapun. Memang ada tulisan dari saksi bukan Paman Birin tapi bakul Paman, Itu bukan berrti dari paman. Saksi juga tidak tahu itu,” kata Dian Wulandari Pelapor

Lihat Juga :  KPU Tapin Harapkan Partisipan PSU Tetap Tinggi

“Hari ini saksi pelapor dugaan kampanye masjid hari ini diperiksa di Bawaslu dan baru selesai. Mereka jelaskan terjadi dugaan kampanye salah satu paslon yang berujung keributan, juga ada pelanggaran protokol kesehatan,. Juga membantah agenda soalat subuh. Kedua hati ini juga laporan dugaan black campaign, sesuatu yang dituduhkan tidak pernah dilakukan, hari ini relawan laporka yang diduga black campaign, anyg tidak pernah mereka lakukan, mereka laporkan itu,” ucap Rivaldi Tim Hukum Birinmu

Lihat Juga :  Pengamat : Hindari Konflik, Bijaklah Bermedsos

Bawaslu Tangani Tiga Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilihan Jelang PSU

Sampai hari ini, Bawaslu Kalsel Tengah disibukkan menangani pelaporan dugaan pelanggaran pemilihan jelang pelaksanaan PSU. ada tiga laporan masuk untuk diselesaikan sesuai mekanisme penanganan pelanggaran.

“Sampai hari ini ada tiga laporan, 2 diregister untuk pengkajian, laporan ketiga hari ini masuk, masih di proses kajian awal. Kalo sudah ada peristiwa dugaan pelanggaran dan pasal yang disangkakannya, kami kemudian dapat meregister. Klo misal pidana 1kali 24 jam dibahas di Gakkumdu,” tutur Azhar Ridhani Komisioner Bawaslu Kalsel

Lihat Juga :  Sambangi DPRD, Dirsamapta Polda Kalsel Siap Amankan PSU

Kamis pagi, Bawaslu Kalsel juga melakukan proses klarifikasi terhadap saksi pelapor dugaan kampanye di tempat ibadah.

Tim Liputan

Asiah


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *