Rappid Test KPPS di Puskesmas Berjubel

Banjarmasin, DUTA TV — Antrian cukup panjagn terlihat didepan pagar layanan medis di Puskesmas Kelayan Timur, Banjarmasin Selatan.

Warga ini merupakan petugas kelompok panitia pemungutan suara atau KPPS bentukan KPU, untuk Pilkada serentak 09 Desember yang menjalani uji rappid test, Senin petang(16/11/2020).

Berjubelnya massa ini lantaran, adanya peserta rapid susulan datang di hari ini yang semestinya dijadwalkan pada hari sebelumnya, dan tak selang beberapa waktu oleh petugas dan panitia kerumunan dapat terurai dan pelaksanaan kembali normal.

“Memang hari ini jadwalnya susulan Cuma kata petugas tadi karena KTP belum masuk maka ditunda dan menunggu dijadwalkan lagi karena untuk hari ini cukup banyak yang hadir dan untuk jadwal susulan itu setelah ashar,” ucap Herliyadi Ketua PPS Kelayan Timur.

Herliyadi Ketua PPS Kelayan Timur

Herliyadi Ketua PPS Kelayan Timur

“Jadi kita melakukan rapid test untuk petugas KPPS, dan pelaksanaannya dimulai dari tanggal 12 November sampai dengan 21 November 2020, dan jadwalnya sudah diolah setiap KPPS yang datang itu dan jika tidak hadir waktu penjadwalan itu akan dibuat kembalim,” kata Rahmiyati Wahdah Ketua KPU Banjarmasin.

Rahmiyati Wahdah Ketua KPU Banjarmasin.

Rahmiyati Wahdah Ketua KPU Banjarmasin.

Sementara itu, teknis pelaksanaan rappid test oleh KPU dikerjasamakan dinas kesehatan selaku tim Gugus COVID-19 di Banjarmasin, melalui 2 Puskesmas yakni di Puskesmas Cempaka dan Puskesmas Kelayan Timur.

Uji anti body virus ini, menjadi prasyarat wajib peserta bisa menjadi petugas untuk pelaksanaan pungut hitung di TPS, pada pemilihan Gubernur, Bupati ataupun Wali Kota nanti. Bagi petugas yang reaktif akan diminta isolasi mandiri selama 14 hari, untuk dijadwalkan rappid test ulang. Total KPPS se Kota Banjarmasin berjumlah 10.791 orang, dan pemeriksaan uji antibodi ini akan dilangsungkan selama 10 hari.

Reporter : Fadli Rizki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *