Rampung Akhir 2024, Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Tak Kunjung Difungsikan

Banjarmasin, Duta TV – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendesak agar Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di kawasan perkantoran Pemprov di Banjarbaru segera difungsikan.
Pasalnya, bukan hanya menjadi sarana ibadah, masjid itu juga bisa menjadi salah satu destinasi wisata religi di Kalsel. Desakan itu disampaikan Komisi III saat rapat bersama Dinas PUPR Kalsel.
Wakil Ketua Komisi III mengatakan bahwa pembangunan masjid seluas 11 hektare dengan daya tampung tiga ribu jemaah itu sudah rampung pada akhir 2024 lalu, namun tak kunjung diresmikan hingga saat ini.
Tak hanya itu, Tugu Nol Kilometer yang berada di eks perkantoran Pemprov di Banjarmasin juga diminta untuk segera dibuka bagi masyarakat umum. Pasalnya, secara kasat mata, Tugu Nol Kilometer dianggap sudah siap untuk dioperasikan.
“Beberapa sarana yang perlu ditindaklanjuti dan segera digunakan itu, yang pertama Masjid Muhammad Arsyad Al-Banjari. Sebagaimana diinformasikan Plt Kadis PUPR, itu dalam waktu dekat sudah bisa digunakan. Tapi untuk masalah launching peresmian, kita serahkan ke Pemda. Tapi bisa dalam waktu dekat, karena Pemda juga ingin segera diresmikan. Tak hanya sarana ibadah, tapi juga untuk wisata religi. Kedua juga Titik Nol. Kalau secara kasat mata itu sudah selesai, walaupun ada lubang, tapi itu bukan sebuah ketinggalan pengerjaan. Tapi itu arus angin. Tapi itu ditekankan Plt Kepala PUPR, tahun ini juga selesai,” jelas H. Achmad Maulana, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel.
Sekadar diketahui, pembangunan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari sendiri menggelontorkan anggaran sebesar 121 miliar rupiah, sementara Tugu Nol Kilometer mencapai 124 miliar rupiah. Namun, Dinas PUPR mengatakan keduanya masih belum bisa difungsikan, lantaran masih dalam tahap pembersihan untuk masjid, dan penambahan beberapa sarana prasarana penunjang untuk Tugu Nol Kilometer.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





