Puluhan Anak-Anak Pengungsi Ikuti Trauma healing

Tanah Laut, DUTA TVRelawan Kelompok Kerja Guru (KKG) kelas PGRI kota Banjarbaru melakukan teraphy bagi anak-anak pengungsi atau trauma healing, di Posko Wella SD Negeri 5 Syamsudin Noor, Landasan Ulin.

Program trauma healing guna memotivasi puluhan anak-anak terdampak banjir, yang saat ini mengungsi di Posko Wella, terlebih untuk menambah semangat kejiwaan anak-anak pengungsi.

Lihat Juga :  Warga Lok Baintan Gunakan Perahu Untuk Mencari Bantuan

Para relawan dari PGRI Banjarbaru, mempersembahkan dongeng dan lantunan puisi tentang kondisi alam Pegunungan Meratus. Dengan harapan agar anak-anak generasi muda peduli terhadap lingkungan alam sekitar.

“Tujuan untuk menghimpun bantuan, untuk membantu saudara kita yang sedang terdampak banjir, puisi yang bertema tentang menjaga lingkungan, agar kita selalu menjaga lingkungan,” kata Zaenal Mutaqin, Koordinator KKG Kelas PGRI Banjarbaru.

Lihat Juga :  Huntara Korban Banjir HST Terkendala SDM Hingga Material

Sementara itu di Posko Wella SD Negeri 5 Syamsudin Noor Banjarbaru, hingga Senin siang (01/02/2021) terdata sebanyak 68 pengungsi atau warga terdampak banjir asal Kecamatan Sungai Tabuk, yang terdiri dari anak-anak hingga lansia. Sedangkan pada pekan lalu di posko ini sempat menampung 190 pengungsi dari beberapa desa di Sungai Tabuk, namun 122 pengungsi diantaranya sudah diantarkan pulang, karena banjir di kawasan itu, sudah mulai surut.

Lihat Juga :  Pengungsi Terminal Km.6 Tersisa 200 an

Reporter : Suhardadi

Redha Aulia R


Uploader.
Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *