Kiat Perlindungan Diri Untuk Kurangi Risiko ISPA di Musim Kemarau

Jakarta, DUTA TV – Dokter spesialis anak subspesialis respirologi Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A, Subsp.Resp membagikan kiat yang bisa dilakukan dalam mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) terutama yang muncul di musim kemarau.
Meski kondisi lingkungan di luar rumah yang tidak bisa dikontrol, risiko terpapar polutan yang memicu gangguan pernapasan termasuk ISPA bisa dikurangi dengan membatasi aktivitas di luar, terutama ketika udara sedang kering, berdebu, atau dipenuhi polutan.
“Bisa melihat dari indeks kualitas udara ya atau air quality index-nya buruk itu sekarang banyak aplikasinya untuk melihat, kalau kita lihat kualitas udaranya memburuk sebaiknya batasi.
“Kalau harus keluar rumah saat udara di luar kurang ideal, kita sebisa mungkin untuk menggunakan masker jika keluar rumah,” ujar dokter yang tergabung Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu.
Perlindungan diri mengurangi risiko gangguan pernapasan seperti ISPA juga bisa dengan menerapkan perilaku hidup bersih sehat seperti mencuci tangan dengan sabun, menerapkan etiket batuk agar penularan penyakit dapat dicegah.
Selain itu, penting dalam aspek pencegahan adalah meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, istirahat yang cukup sehingga ketika ada serangan ISPA maka imunitas tubuh cukup baik dalam menghadapinya.
“Yang paling penting memang minum yang cukup. Hidrasi yang cukup, jangan sampai tubuh dalam kondisi dehidrasi. Karena dengan menjaga hidrasi yang baik, maka selain kita terhindar dari dehidrasi, selaput lendir yang melindungi saluran napas kita menjadi tetap lembab dan tetap berfungsi baik dalam melawan partikel-partikel yang masuk ke dalam saluran napas,” tutur dia.
Nastiti mengatakan menjaga daya tahan tubuh saat musim kemarau dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang terdiri atas protein, karbohidrat, sayuran, dan buah-buahan, seperti yang mengandung vitamin C dan A yang bermanfaat untuk memperbaiki selaput atau sel-sel di saluran napas.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mewaspadai ancaman kesehatan masyarakat, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), selama berlangsungnya musim kemarau tahun ini.





