Intake Sungai Bilu Stop Operasional Sementara, Distribusi Air Bersih Berkurang

Banjarmasin, Duta TV Operasional Intake Sungai Bilu milik PAM Bandarmasih dihentikan sementara. Pasalnya, kadar garam air baku di intake tersebut sudah mencapai 2.000 lebih PPM pada Selasa kemarin, atau jauh di atas standar yang hanya 250 PPM. Dampaknya, distribusi air bersih ke pelanggan berkurang.

PAM Bandarmasih hingga kini masih mencari alternatif untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat, salah satunya adalah distribusi air dengan kadar garam di atas standar untuk penggunaan yang berbeda, seperti untuk kebutuhan mandi cuci kakus atau MCK, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan aspek keamanan.

Untuk wilayah yang terdampak penghentian sementara Intake Sungai Bilu, yakni kawasan Banjarmasin Barat, distribusi turun sekitar 40 persen, sementara Booster S Parman turun sekitar 39 persen. Tak hanya di kawasan itu, penurunan juga terjadi di Banjarmasin Selatan dan Banjarmasin Timur, masing-masing sekitar 8 persen, serta sebagian wilayah Banjarmasin Utara.

Zulbadi, Dirut PAM Bandarmasih, menjelaskan, dampak musim kemarau salah satu intake terkena intrusi air laut dengan kadar garam 1.119, peraturan dari Permenkes, standarnya yakni di 250 PPM. Maka dari itu, hal ini berdampak ke distribusi air pelanggan.

“Dampak musim kemarau salah satu intake ada intrusi air laut, kadar garam 1.119, peraturan Permenkes, standar 250 PPM sehingga berdampak ke distribusi air pelanggan. Kami mohon maaf ada penurunan distribusi, di Banjarmasin Barat 40 persen, ke wilayah Booster S Parman 39 persen, dan di Banjarmasin Timur 10 persen penurunannya, dan Banjarmasin Selatan sekitar 36 persen, Banjarmasin Utara penurunan,” jelasnya.

Penurunan distribusi terjadi keterbatasan air baku akibat kondisi kemarau dan intrusi air laut. Jika kondisi air baku kembali membaik dan Intake Sungai Bilu dapat beroperasi secara normal, PAM Bandarmasih akan melakukan penyesuaian distribusi sesuai kebutuhan masyarakat.

Reporter: Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *