Lahan di Eks TPA Basirih Sempat ‘Disapa’ Api

Banjarmasin, Duta TV — Beginilah pantauan drone pascakebakaran lahan di eks TPA Basirih beberapa hari lalu, tepatnya di Zona Empat kawasan tersebut. Terlihat ada bagian lahan yang menghitam pada kawasan yang terbakar tersebut.
Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan oleh sejumlah anggota relawan pemadam kebakaran dan juga petugas Damkar pada Minggu lalu. Meski kebakaran yang terjadi tidak terlalu besar, namun kejadian itu tetap berbahaya karena dikhawatirkan bisa merembet ke lahan di luar eks TPA Basirih.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Jefrie Fransyah, juga sudah menempatkan petugas dari DLH untuk melakukan pemantauan di lokasi eks TPA Basirih, agar bisa meminimalisir terjadinya kembali kebakaran di kawasan itu. Pasalnya, kebakaran lahan ini diduga disebabkan cuaca panas yang cukup ekstrem.
“Ada kebakaran di TPA Basirih tepatnya di Zona 4, kita upayakan pemadaman sampai siang belum padam dan ada bantuan dari Damkar langsung padam. Penyebab musim kering. Kami lakukan tindakan preventif, tidak ada lagi titik api,” ujar Jefrie.
Sementara, menurut Kapolresta Banjarmasin, Kombespol Riza Muttaqin, ia sudah menerima laporan dari BPBD Banjarmasin, selama dua bulan terakhir atau di bulan Juli dan Agustus ada sekitar 23 peristiwa kebakaran lahan yang terjadi di Kota Seribu Sungai.
“Hasil dari informasi, BPBD 2023 ada kebakaran lahan 43 kasus di 2024 dan 2026 kemarau basah, dari BPBD tidak ada Pusdalops juga tidak ada. Di 2026 ini ada 23 peristiwa, 15 Juli, 8 Agustus. Ini ada dugaan kelalaian, sering terjadi pembakaran sampah dan bergeser ke lahan,” tuturnya.
Kapolresta juga mengimbau kepada warga agar tidak melakukan pembakaran sampah di lahan terbuka karena dikhawatirkan api juga bisa membakar lahan. Pihaknya juga sudah menyiagakan personel untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan di beberapa titik.
Reporter: Zein Pahlevi





