Ponpes Nurul Jannah Terapkan Pembelajaran Daring di Era New Normal

Banjarmasin, DUTA TV — Kepala kantor kanwil Kementrian Agama provinsi Kalsel, Noor Fahmi memberikan pembekalan kepada para ustadz dan guru di Pondok Pesantren Nurul Jannah Banjarmasin, Rabu siang (09/09/2020).

Silaturrahmi sekaligus penyampaian sosialisasi era kenormalan baru diberikan kepada lembaga belajar agama, guna tetap mematuhi protokol kesehatan disaat pandemi COVID-19.

Selama musim pandemi COVID-19, program belajar di Ponpes Nurul Jannah dialihkan ke sistem dalam jaringan, serta setiap pekan sekali satu kelas akan hadir untuk mengambil dan membahas tugas belajar yang menjadi pekerjaan rumah.

“Santri pulang ke rumah semua, itu jelas tidak diperkenankan belajar tatap muka, umumnya kalau ponpes yang mondok, sudah ada belajar tatap muka, namun tetap dengan protocol kesehatan yang ketat, kepada pengelola agar jaga anjuran pemerintah protocol kesehatan,” ucap Noor Fahmi.

Kepala kantor kanwil Kementrian Agama provinsi Kalsel, Noor Fahmi

Kepala kantor kanwil Kementrian Agama provinsi Kalsel, Noor Fahmi

“Kita ingin pastikan bagaimana kegiatan di sini, bagaimana pembelajaran dilaksanakan, secara daring dan sepekan sekali dating mengambil soal. Karena tidak semua wali memilki kompetensi, karena di lembaga Diniyah non-formal ini berciri khas pembelajaran kitab kuning, kita juga support bantuan alat cuci tangan, masker dan hand sanitizer,” terang Halimatussa’diyah, kabid pakis Kemenag Kalsel.

“Untuk Ponpes Nurul Jannah, system itu kami lakukan daring, kemudian anak santri satu kelas sepekan dating ambil soal, dan serahkan soal terdahul untuk diselesaikan, sudah tiga bulan berjalan seperti ini,”
kata Utd H. Sam’ani, pengasuh Ponpes Nurul Jannah.

Sekadar diketahui, santri di Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Jannah berjumlah hampir 2.500 santri, dan mereka pulang pergi dalam proses belajar setiap harinya. Di saat pandemi COVID-19, pihak pondok juga memberlakukan sistem belajar online bagi para santrinya.

Reporter : Fadli Rizki

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *