Pesta Unjuk Adat Nagok Warnai Pernikahan Pasangan Batak Toba di Banjarmasin

Banjarmasin, Duta TV — Suasana penuh kekhidmatan dan kehangatan keluarga mewarnai pelaksanaan Pesta Unjuk Adat Nagok pada pernikahan Tito Eristoper Sinaga dengan Pebe Banga Padang br. Nainggolan di Banjarmasin, Sabtu, 19 Juni 2026.

Pebe Banga Padang br. Nainggolan merupakan putri dari Bapak Lukas Ato Banga Padang Nainggolan dan Ibu Erika Situmorang.
Pesta Unjuk Adat Nagok merupakan resepsi pernikahan adat Batak Toba yang dilaksanakan secara lengkap dan paripurna sesuai ketentuan adat istiadat leluhur.

Rangkaian acara diawali dengan pemasu-masuan atau pemberkatan nikah, kemudian dilanjutkan dengan marhata sinamot, yaitu penyerahan mahar dan pembagian jambar kepada kerabat sesuai kedudukan adat masing-masing.

Dalam prosesi ini, pihak mempelai pria menyerahkan jambar juhut atau daging kepada pihak mempelai wanita. Sedangkan pihak mempelai wanita menyerahkan ikan kepada pihak mempelai pria sebagai bagian dari tata cara adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemasah tuhor panggokhini sinamot, yaitu penyerahan sisa pembayaran mahar dari pihak paranak kepada pihak parboru.

Suasana semakin meriah saat seluruh keluarga melaksanakan manortor diiringi alunan musik gondang Batak. Tarian tradisional ini menjadi wujud sukacita sekaligus sarana menyampaikan doa dan harapan bagi kedua mempelai.

Puncak acara ditandai dengan prosesi mangulosi, saat pihak hula-hula dan tulang memberikan ulos kepada pasangan pengantin sebagai simbol berkat, kasih sayang, perlindungan, dan harapan untuk membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis.

Setelahnya dilaksanakan mangolopi, yaitu penyampaian ucapan terima kasih kepada pihak hula-hula dan tulang yang telah memberikan ulos beserta doa restu kepada kedua mempelai.

Istilah Nagok sendiri berarti lengkap atau sempurna. Oleh karena itu, seluruh unsur Dalihan Na Tolu, pembagian jambar, serta tata cara adat dilaksanakan secara utuh, menjadikan pesta tersebut sah dan sempurna menurut adat Batak Toba.

Pelaksanaan Pesta Unjuk Adat Nagok ini menjadi wujud pelestarian budaya Batak Toba sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan antara kedua belah pihak mempelai dalam semangat Dalihan Na Tolu.

Reporter: Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *