Pemkab Kotabaru Minta Kemenhub Tambah Anggaran Penyeberangan

DUTA TV KOTABARU – Penambahan trip penyeberangan Pulau Laut Timur, Pulau Sebuku paska kebakaran di desa Sungai Bali, kecamatan Pulau Sebuku, kabupaten Kotabaru menyisakan persoalan.

Layanan penyeberangan terancam berhenti dalam waktu dekat karena kehabisan biaya operasional.

Penyeberangan Pulau Laut Timur-Pulau Sebuku merupakan pelayaran perintis yang disubsidi negara.

Normalnya setiap hari hanya ada 2 trip atau 1 kali penyeberangan pulang pergi, namun dalam sepekan terakhir bertambah 2 hingga 3 kali untuk mengakomodir pendistribusian bantuan bagi korban kebakaran.

Berhentinya layanan penyeberangan ini tidak hanya akan berdampak pada masyarakat, tapi juga mengganggu penanganan paska kebakaran di desa Sungai Bali, seperti distribusi bahan material untuk pembangunan hunian sementara.

Menyikapi hal ini, pemerintah kabupaten Kotabaru akan bersurat ke Kementerian Perhubungan untuk meminta penambahan anggaran agar penyeberangan Pulau Laut Timur-Pulau Sebuku terus beroperasi hingga akhir tahun.

“Jadwal biasa kan cuma 2 trip, dengan ada bencana ini maka melebihi pada biasanya sampai 6 trip, ini mengganggu anggaran mereka yang sudah diberi Kemenhub, ini yang kita surati supaya ASDP tetap bisa memberi pelayanan jangan sampai stop, karena pasca bencana masih banyak yang kita benahi SPT pembangunan pemukiman sementara”, terang Said Akhmad sekretaris daerah kabupaten kotabaru.

Guna menghemat anggaran yang tersisa, sejak selasa kemarin sudah tidak ada lagi penambahan trip dan penyeberangan Pulau Laut Timur-Pulau Sebuku kembali hanya beroperasi 1 kali dalam sehari.

 

Reporter : Nazat Fitriah

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *