Pelaku Usaha Di Batola Optimis Perizinan Semakin Mudah Karena Omnibus Law

Sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan menyambut gembira Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang telah disahkan DPR RI yang menghadirkan optimisme perizinan lebih mudah kedepannya.

“Kalau sudah izin dipermudah, modal jadi bisa diperbanyak dan bisa membuka usaha baru lagi,” kata Ibu Rahmi dari UD. Barito Bersaudara Pelaku Usaha (Toko Bangunan) jl. Trans Kalimantan Desa Anjir Muara Kota RT.2 Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Batola.

Ibu Rahmi menyampaikan terima kasih kepada pemerintah karena menurutnya Undang-Undang Cipta Kerja telah merangkul semuanya, baik dari sisi pengusaha maupun karyawan atau pekerja.

Senada disampaikan Ibu Khusnul Norkhotimah dari UD. Annor pelaku usaha penjual bahan pokok di Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Batola yang mengaku senang dengan UU Cipta Kerja karena dinilainya mempermudah semua regulasi terkait usaha.

“Keputusan pemerintah membuat Omnibus Law sudah tepat. Kami sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kalsel optimis perekonomian dapat semakin membaik di tengah pandemi COVID-19,” katanya.

Diketahui pemerintah memiliki sejumlah pertimbangan matang terkait pembuatan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Di antaranya mencegah perpindahan lapangan kerja ke negara lain, meningkatkan daya saing pencari kerja, menekan angka pengangguran serta meningkatkan produktivitas guna mengangkat status perekonomian Indonesia ke level lebih tinggi dari saat ini sebagai negara berkembang.

Tim Liputan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *