Operasi Modifikasi Cuaca Ditangguhnya Karena Sedikitnya Pertumbuhan Awan

Banjarbaru, DUTA TV – Operasi modifikasi cuaca (OMC) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ditangguhkan untuk sementara.
Hal ini diutarakan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalsel Ronny Eka Saputra saat diwawancarai belum lama tadi. Diketahui, pelaksanaan OMC di Provinsi Kalsel dilaksanakan pada 15 hingga 21 Juli 2026.
“Namun pertimbangan dari kawan-kawan BMKG bahwa sebaran awan juga mulai tipis sehingga untuk menjaga efisiensi dan efektivitas, sementara OMC kita hentikan,” ungkapnya.
Menurut Ronny, OMC dapat dilakukan jka kondisi awan cukup untuk dilakukan penyemaian. Namun hal itu tergantung dari dinamika yang terjadi di lapangan.
“Tergantung situasi dan kondisi di lapangan. Apabila memang awannya memadai untuk disemai, kita akan laksanakan OMC,” imbuhnya.
Sementara itu di kesempatan terpisah, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenni Thalo mengungkapkan, ditangguhkannya OMC tak lepas dari minimnya pertumbuhan awan di Provinsi Kalsel. Terlebih musim kemarau tahun ini berbarengan dengan aktifnya El Nino.
“El Nino itu kering, jadi dengan intensitas saat ini kategori tinggi. Jadi ketika pagi hari sampai sore hari juga di udara itu benar-benar bersih, tidak ada awan,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (4/8/2026).
“El Nino itu kering, jadi dengan intensitas saat ini kategori tinggi. Jadi ketika pagi hari sampai sore hari juga di udara itu benar-benar bersih, tidak ada awan,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (4/8/2026).
Ota menjelaskan, karena pertumbuhan awan hampir tidak terjadi, RH atau relative humidity juga kecil, ditambah suhu muka laut tidak mendukung untuk terjadi pengangkatan udara. Walau beberapa daerah di Provinsi Kalsel sempat diguyur hujan, sebutnya, hal itu dikarenakan pelaksanaan OMC di provinsi tetangga.(pb)





