Oksigen Maut : Puluhan Meninggal, RS Tolak Pasien Sesak Napas

Jakarta, DUTA TV — Kelangkaan oksigen di RSUP Dr Sardjito menyebabkan 33 pasien meninggal dunia karena dampak krisis stok oksigen. Komisi IX DPR mendesak pemerintah melakukan intervensi ke produsen-produsen oksigen.

“Kondisi sedang darurat. Oleh karena itu, pemerintah harus bisa memastikan bahwa para produsen tabung oksigen mengalihkan produksinya dari kebutuhan industri menjadi untuk kebutuhan medis,” kata Wakil Ketua Komisi IX, Charles Honoris kepada wartawan, Senin (5/7/2021).

Lihat Juga :  Polda Kalsel ‘Ikut Kejar’ Percepatan Target Sejuta Vaksin

Charles juga menyarankan pemerintah mengimpor tabung oksigen dan oksigennya jika produsen dalam negeri sudah kewalahan. Dia menyebut nyawa pasien harus diutamakan.

Hari ini, Komisi IX DPR akan rapat dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin. Salah satu topik yang akan dibahas dalam rapat yakni kelangkaan oksigen.

Krisis pasokan oksigen tabung di tengah melonjaknya pasien Covid-19 juga membuat Rumah Sakit Al Islam Bandung, Jawa Barat, kewalahan sehingga untuk sementara waktu tidak menerima pasien dengan keluhan sesak napas.

Lihat Juga :  Banjarmasin Siapkan 550 Tempat Tidur Antisipasi Lonjakan Covid-19

Hal itu diumumkan oleh pihak rumah sakit melalui akun media sosial resmi RS Al Islam.

‘Pengumuman. Sehubungan dengan tidak tersedianya pasokan oksigen, maka sementara kami tidak dapat menerima pasien dengan keluhan sesak napas dan akan kami evaluasi hingga tanggal 7 Juli 2021,” tulis keterangan akun Instagram @rsalislambandung.

Kepala Bidang Informasi dan Pemasaran Rumah Sakit Al Islam Bandung Guntur Septapati membenarkan kabar tersebut. Dia mengatakan, pengumuman rumah sakit dilatari pasokan oksigen mulai tersendat sejak pekan lalu.(cnni)

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *