Massa #SaveKPK Minta Ketua Dewan Mundur Jika …  

Banjarmasin, DUTA TV — Aksi ricuh yang terjadi saat unjuk rasa #SaveKPK Jilid II di depan gedung DPRD Kalsel  berawal karena tidak dipenuhinya permintaan mereka yang ingin bertemu langsung dengan Ketua DPRD Kalsel, Supian HK.

Mereka ingin menanyakan langsung terkait tuntutan yang terlontar sehari sebelumnya.

Beberapa tuntutan mereka seperti meminta Presiden Joko Widodo memberhentikan Ketua KPK Firli Buhari, membatalkan penonaktifan 75 pegawai KPK serta menyampaikan langsung ke Presiden.

Lihat Juga :  Supir Angkutan Minta Persyaratan Keberangkatan Dipermudah

Jika permintaan mereka tidak dipenuhi oleh Supian HK, mereka juga menuntut agar Ketua DPRD Kalsel agar mundur dan berhenti menjadi wakil rakyat.

Sebelumnya, desakan mahasiswa untuk menyerahkan tuntutan mereka ke Presiden dalam waktu kurang dari 1 x 24 jam dipenuhi oleh perwakilan DPRD Kalsel. Surat pernyataan sikap itu dibawa oleh perwakilan anggota Dewan ke Kementerian Sekretariat Negara.

Lihat Juga :  Aksi Save KPK di Depan Kantor DPRD Kalsel Diwarnai Bentrok

Tiga perwakilan tersebut adalah Komisi I Rachmah Norlias, Anggota Komisi I Siti Nortita Ayu Febria, serta Sekretaris Komisi IV Firman Yusi.

Rombongan diterima oleh Staf Tata Usaha Layanan Informasi Publik Kementerian Sekretariat Negara RI. Namun tingginya kasus Covid-19 di Jakarta membuat ketiganya tidak bisa melaksanakan pertemuan atau berdiskusi dengan pihak Setneg.

 

Lihat Juga :  KPK dan Kemen PPPA Dorong Pembentukan Integritas Anak

Reporter : Zein Pahlevi – Nina Megasari

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *