Lapas Narkotika Karang Intan Suguhkan Pengunjung Teh Mint Laskarin

Banjar, Duta TV — Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum spesial bagi warga, tak terkecuali untuk warga binaan Lapas Narkotika Kelas II A Karang Intan yang secara khusus dikunjungi sanak keluarganya.
Bahkan pada Lebaran kali ini, pihak Lapas Karang Intan memberikan jamuan spesial yang sangat jarang ditemui di pasaran, yaitu minuman teh mint Laskarin yang merupakan hasil budidaya warga binaan lapas ini.
Pada momentum Idul Fitri, petugas lapas aktif mempromosikan sekaligus membagikan teh mint Laskarin kepada para tamu kunjungan untuk dinikmati secara langsung, dengan aroma segar daun mint berpadu dengan cita rasa teh pilihan memberikan sensasi menyegarkan.
Suguhan tersebut sekaligus menjadi simbol kreativitas dan pembinaan positif di dalam lapas.
Jamuan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat luas, serta menunjukkan bahwa lapas tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga wadah produktivitas dan inovasi.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menekankan pemberdayaan warga binaan melalui produk kreatif bernilai ekonomi.
“Melalui teh mint Laskarin, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan bernilai ekonomi. Momentum hari raya ini menjadi kesempatan yang tepat untuk memperkenalkan hasil karya mereka secara langsung kepada masyarakat.” ujarnya
Ia berharap program ini dapat membangun kepercayaan sekaligus membuka peluang bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat.
“Harapannya, ini bisa menjadi jembatan kepercayaan sekaligus membuka peluang keberlanjutan setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Yugo Indra Wicaksi.
Antusiasme pun terlihat dari para pengunjung yang berkesempatan mencicipi sensasi teh mint. Bahkan mereka memberikan apresiasi positif atas rasa dan kualitas teh mint Laskarin yang menyegarkan.
Pengunjung lapas mengapresiasi kualitas produk teh mint Laskarin hasil karya warga binaan.
“Rasanya segar sekali, apalagi disajikan di suasana Lebaran seperti ini. Saya tidak menyangka ini hasil karya warga binaan, kualitasnya bagus,” ujar Yasmin.
Ia juga mengungkapkan rasa bangga terhadap kreativitas warga binaan yang tetap produktif.
“Saya juga merasa bangga, meskipun mereka berada di dalam lapas, mereka tetap bisa b erkarya dan menghasilkan produk seperti teh mint Laskarin ini,” tambahnya.
Pengunjung lapas menilai teh mint Laskarin memiliki keunikan dan kualitas yang baik.
“Teh mint Laskarin ini unik, aroma mint-nya terasa alami dan menenangkan. Ini membuktikan bahwa di dalam lapas pun bisa lahir produk yang kreatif dan bermanfaat,” ujar Sita.
Pada perayaan Idul Fitri, Lapas Narkotika Karang Intan tidak hanya menghadirkan pelayanan kunjungan yang humanis, namun juga memperkuat citra positif pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan yang produktif, inovatif, dan berdampak nyata bagi warga binaan dan masyarakat.
Reporter: Suhardadi





