Gencarkan Pembinaan Atlet Lokal, Dana Hibah Olahraga Malah Dipangkas

Banjarmasin, Duta TV — Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan mendorong penguatan pembinaan atlet lokal agar lebih berprestasi di tingkat nasional. Namun di tengah upaya tersebut justru terjadi pengurangan anggaran hibah olahraga di tahun 2026.
Dalam rapat bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan baru-baru tadi, Komisi Empat menegaskan pentingnya memprioritaskan atlet dan pelatih lokal di seluruh cabang olahraga.
Selama ini, dominasi atlet dan pelatih dari luar daerah dinilai masih cukup tinggi sehingga potensi atlet asli daerah belum tergarap maksimal.
Sayangnya di sisi lain, upaya tersebut menghadapi tantangan serius, di mana anggaran hibah olahraga tahun 2026 mengalami penurunan drastis dan kini hanya tersisa sekitar 4,6 miliar rupiah.
Komisi IV memastikan akan melakukan evaluasi serta berupaya memperjuangkan penambahan anggaran demi mendukung pembinaan atlet lokal secara berkelanjutan.
Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, mendorong peningkatan peran atlet lokal dalam pembinaan olahraga daerah.
“Terkait pemilihan atlet lokal tadi kita ingin mereka lebih ditonjolkan karena selama ini banyak pelatih-pelatih atletnya juga atlet dari luar, bukan DNA Banjar. Harapan kita ingin mensupport mereka, mudah-mudahan bisa membawa dan meraih medali emas,” ujarnya.
Ia juga menyoroti adanya pengurangan anggaran olahraga dan berharap dapat dilakukan evaluasi serta penambahan dukungan.
Dengan dukungan anggaran yang memadai dan fokus pada potensi daerah, atlet-atlet Kalimantan Selatan ditarget mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah, baik itu di kancah nasional hingga internasional.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





