Komisi II Bidik Tambahan PAD Rp3,5 Triliun dari Optimalisasi Pajak BBM

Banjarmasin, Duta TV — Komisi II DPRD Kalimantan Selatan optimistis Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2027 masih memiliki peluang besar untuk ditingkatkan.

Optimisme tersebut mengemuka saat rapat Komisi II dengan sejumlah satuan kerja perangkat daerah dalam pembahasan rancangan anggaran tahun 2027.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan, Suripno Sumas, mengatakan hingga saat ini pembahasan target pendapatan daerah di Badan Anggaran DPRD belum bersifat final. Karena itu, dewan meminta Badan Keuangan Daerah melakukan revisi terhadap proyeksi pendapatan dengan memaksimalkan potensi penerimaan yang selama ini belum tergarap.

Menurut Suripno, salah satu potensi terbesar berasal dari pajak BBM. Pasalnya, dari hasil evaluasi DPRD, penerimaan pajak baru berasal dari sekitar 33 persen distribusi BBM yang disalurkan oleh Pertamina.

“Khusus untuk BBM, itu direncanakan adalah sebesar 3,5 triliun. Yang ternyata, bahan bakar yang dikenakan itu baru 33% dari jumlah distribusi oleh Pertamina. Artinya, masih ada sebesar 66%. Kalau itu dipungut misalnya 50% saja dari yang ditetapkan, maka kita bisa lagi menambah sebesar 3,5 triliun khusus untuk bahan bakar,” terangnya.

Peningkatan PAD disebut tidak hanya akan memperkuat kondisi fiskal daerah, tetapi juga memberikan ruang bagi pemerintah untuk membiayai lebih banyak program prioritas pada 2027. Sehingga, DPRD Kalimantan Selatan mendorong Badan Keuangan Daerah melakukan langkah-langkah konkret agar seluruh potensi penerimaan daerah dapat dimaksimalkan.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *