Kerap Makan Korban, Jembatan Tua di Sungai Pinang Lama Menanti Perbaikan

Kabupaten Banjar, Duta TV — Inilah kondisi salah satu dari tiga jembatan di Desa Sungai Pinang Lama, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Kondisinya sangat memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan secepatnya.

Pasalnya, jembatan-jembatan ini menjadi jalur penting bagi warga. Tak hanya menghubungkan antar desa, jalur ini juga menjadi akses menuju kawasan wisata Pasar Terapung Lok Baintan.

Kepala Desa Sungai Pinang Lama, Rubiansyah, mengatakan salah satu jembatan bahkan telah berdiri sejak tahun 1998. Dari total 14 jembatan di desanya, sembilan di antaranya sudah diperbaiki selama lima tahun terakhir.

Namun, masih terdapat empat jembatan yang belum tersentuh perbaikan, termasuk tiga jembatan yang kondisinya dinilai paling memprihatinkan.

Tak sekadar mengganggu aktivitas warga, kondisi jembatan yang tanpa pembatas sisi kiri dan kanan juga rawan kecelakaan. Bahkan, Kepala Desa mengaku dirinya sendiri pernah mengalami insiden saat melintasi jembatan tersebut.

Kepala Desa Rubiansyah meminta pemerintah segera memperbaiki jembatan yang menjadi akses menuju sejumlah desa dan kawasan wisata Pasar Terapung.]

“Jembatan sendiri akses menuju beberapa desa, khususnya menuju tempat wisata Pasar Terapung. Makanya saya sebagai Kepala Desa menghimbau atau memohon kepada Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, ataupun Kementerian PU untuk membantu perbaikan jembatan kita,” ujar Rubiansyah.

[Narasi: Menurutnya, perbaikan jembatan diperlukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Pasar Terapung.

“Karena akses tersebut sangat kami perlukan untuk kenyamanan para wisatawan menuju tempat Pasar Terapung tersebut,” tambahnya.

Ia menyebut sudah terjadi insiden di jembatan tersebut dan berharap perbaikan dapat segera dilakukan untuk mencegah korban berikutnya.

“Untuk korban hampir bukan, hampir sih, ada. Saya sendiri waktu berangkat Jumat-an mengalami insiden di jembatan tersebut. Entah kenapa, padahal kita sudah hati-hati. Makanya dengan kondisi, mungkin dengan kondisi sekarang jembatan perlu diperbaiki secepatnya agar tidak menimbulkan lagi korban luka ataupun korban lainnya,” pungkasnya.

H. Gusti Abidinsyah menyebut terdapat tiga jembatan yang membutuhkan perbaikan karena menjadi jalur utama masyarakat dan jalur pariwisata.

“Ada tiga jembatan yang perlu memerlukan perbaikan. Karena ini adalah jalan sentral, jalur terpusat khususnya di desa ini. Kalau informasi dari Kepala Desa memang sudah lama dan ini tinggal tiga ini di apa jembatannya aja lagi yang perlu di kita perlu kita support lah untuk dibantu, baik untuk karena melalui kabupaten maupun dari provinsi,” ujar H. Gusti Abidinsyah.

Ia berkomitmen mengawal upaya perbaikan jembatan melalui pemerintah daerah.

“Insyaallah, nanti akan kita kawal. Karena ini adalah jalur pariwisata. Jadi, mungkin kalau bisa provinsi nanti akan kita coba nanti untuk membantu di provinsi,” tambahnya.

Perbaikan tiga jembatan ini diharapkan tak hanya menjamin keselamatan warga, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang melintasi jalur menuju Pasar Terapung Lok Baintan.

Pemerintah desa bersama DPRD Kalsel berkomitmen mendorong agar aspirasi ini segera mendapat perhatian dan ditindaklanjuti.

Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *