Kebakaran Hutan Tak Terkendali, Spanyol Umumkan Keadaan Darurat Nasional

Jakarta, DUTA TV – Spanyol untuk pertama kalinya dalam sejarah menyatakan keadaan darurat nasional akibat kebakaran hutan.
Ratusan petugas pemadam kebakaran telah berupaya untuk mengendalikan kobaran api, yang dipicu oleh gelombang panas yang terus-menerus dan krisis iklim, tetapi masih belum mampu menghentikan penyebarannya.
Angin kencang memperparah kebakaran, dengan dua dari tiga kobaran api bergabung pada Jumat (24/7/2026).
Dikutip dari The Guardian, Menteri Kesehatan Spanyol, Monica Garcia menginstruksikan warga Madrid untuk tidak keluar rumah karena kekhawatiran akan kualitas udara yang buruk.
“Hindari aktivitas fisik dan berada di luar ruangan. Jika Anda berada di luar ruangan dan ada asap atau abu, gunakan masker,” ujarnya di X.
Pada Sabtu (25/7/2026) malam, Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan, seorang pria meninggal dalam kebakaran di Manises, Valencia. Ia ditemukan di dalam mobil di jurang.
Kebakaran ini merupakan insiden terpisah dari kebakaran besar yang melanda sebelah barat Madrid, yang sejauh ini belum menyebabkan korban jiwa.
Gelombang panas yang berkepanjangan dan beruntun di Eropa telah mengeringkan hutan, mengubahnya menjadi bahan yang mudah terbakar.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez menuturkan, kebakaran telah menghanguskan 130.000 hektare hutan tahun ini di Spanyol, sekitar sepertiga lebih tinggi dari rata-rata tahunan negara itu.
Spanyol mengalami salah satu musim kebakaran terburuk dalam beberapa tahun terakhir tahun lalu.
Kerusakan tahun ini kira-kira 40 persen dari kerusakan tahun lalu. Biasanya, di Eropa, risiko kebakaran hutan paling tinggi terjadi pada pertengahan Juli dan Agustus.(kom)





