H. Jahrian Dorong Insentif dan Asuransi Bagi Penyuluh Perikanan

Banjarmasin, Duta TV — Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Selatan, H. Jahrian, mendorong peningkatan kesejahteraan penyuluh perikanan. Selain insentif, ia menilai penyuluh perlu mendapat jaminan asuransi karena tingginya risiko kerja di lapangan.

Dorongan itu disampaikan Jahrian dalam rapat koordinasi penyuluh perikanan se-Kalimantan Selatan di Banjarmasin, baru-baru tadi.

Wakil rakyat Fraksi NasDem ini menegaskan, penyuluh perikanan memiliki peran strategis mendampingi pelaku usaha dan mengembangkan sektor perikanan daerah. Karena itu, Jahrian menilai keberadaan penyuluh perlu perhatian lebih dari pemerintah.

Ia menilai tugas penyuluh memiliki risiko tinggi, sehingga perlu didukung jaminan perlindungan melalui asuransi, serta pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai.

“ Saya sampaikan ke Dinas Perikanan, khususnya Pak Rusdi. PPL itu wajibnya ditambah, bukan berkurang. Kedua, berikan insentif untuk mobilisasi mereka ke lapangan. Ketiga, bagi tenaga honorer yang punya latar belakang pertanian atau perikanan, segera angkat dan didik jadi PPL. DPRD sesuai tugas fungsinya akan mendukung stakeholder dan menyampaikan aspirasi ke pemerintah provinsi, bahkan ke kementerian. PPL butuh fasilitas khusus, karena mereka turun ke daerah yang jalannya sulit. Perikanan itu ke pinggir laut, ke dalam sungai. Mereka butuh speedboat, butuh sarana prasarana yang memadai,” ungkapnya.

Selain kesejahteraan penyuluh, DPRD Kalsel juga mendorong penguatan sektor perikanan melalui kemudahan akses ekspor. Selama ini komoditas unggulan Kalsel masih harus melalui daerah lain sebelum diekspor.

DPRD Kalsel berharap aspirasi dalam rapat koordinasi ini menjadi perhatian pemerintah daerah maupun pusat, agar sektor perikanan Kalsel semakin berkembang dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Reporter: Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *