Eks Ketua dan Sekretaris Koni Banjarmasin Dituntut lima tahun

Banjarmasin, DUTA TV — Sidang tindak pidana korupsi yang menyeret mantan ketua dan Sekretaris Umum Koni Banjarmasin Djumaderi Masrun dan Widharta Rahman kembali digelar di Pengadilan Tipikor, pada Rabu (10/2). Dalam agenda pembacaan tuntutan tersebut, keduanya dituntut hukuman lima tahun pidana penjara oleh jaksa penuntut umum. Namun dalam persidangan kali ini disampaikan jika uang pengganti yang harus dibayar keduanya berbeda yakni 380 juta rupiah untuk Widharta Rahman dan 500 juta rupiah untuk Djumaderi Masrun.

Lihat Juga :  DPRD Banjarmasin Warning Dispora Terkait Dana Hibah

Kuasa Hukum terdakwa Bujino berpendapat dari fakta persidangan oleh sekretaris seperti pembayaran pajak dan lain – lain, tapi koni kolektif kologial jadi apapun yang terjadi tanggung jawab pimpinan.

“tuntutan dari jaksa penuntut umum tadi mengarah ke pasal tiga, biasa sudah, yang terungkap di persidangan kan oleh sekretaris seperti pembayaran pajak dll, tapi koni kan kolektif kologial jadi apapun yang terjadi tanggung jawab pimpinan, kalo sesuai pasal memang harusnya satu miliar lebih, tapi yang dilakukan jaksa ini normatif kok” Ungkapnya.

Lihat Juga :  DPRD Banjarmasin Warning Dispora Terkait Dana Hibah

Sedangkan JPU mendalilkan berdasarkan pasal yang ditetapkan, dengna melihat dokumen – dokumen maka itulah tuntutanya.

“hasil fakta persidangan sudah kita lihat, dokumen dokumen, dari hasil ini sehingga kami berpendapat ketentuan pasal 18 kami sampainya sebesar 500 juta rupiah dalam fakta persidangan” tegas Muhammad Irawan.

Sebelumnya sesuai dengan perhitungan kerugian negara, keduanya diminta untuk membayar uang pengganti sebesar satu miliar rupiah lebih.

Lihat Juga :  DPRD Banjarmasin Warning Dispora Terkait Dana Hibah

Reporter : Nina Megasari

Rahmatillah


Editor & Uploader

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *