DPRD Tanbu Panggil PLN dan PT AM, Bahas Pemadaman Listrik

Tanah Bumbu, Duta TV — Bertempat di Gedung DPRD Tanah Bumbu, Selasa siang, pimpinan dan anggota DPRD menggelar rapat gabungan komisi bersama PT PLN (Persero) ULP Batulicin, PT Air Minum Bersujud, serta perwakilan pelaku UMKM.
Dalam rapat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, dewan meminta PLN menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir yang hingga kini masih terjadi, termasuk kepastian jadwal pemadaman dan bentuk kompensasi bagi masyarakat terdampak.
Ketua DPRD Andrean Atma Maulani, Wakil Ketua H. Hasanuddin, dan Ketua Komisi II Andi Erwin Prasetya menegaskan masyarakat berhak mendapatkan penjelasan yang terbuka mengenai akar permasalahan tersebut.
Sementara itu, pihak PLN menjelaskan pemadaman terjadi akibat defisit pasokan daya pada sistem interkoneksi Kalimantan sejak 22 Juli 2026. Kondisi itu dipicu gangguan generator di PLTU Asam-Asam dan beberapa pembangkit swasta. PLN menargetkan pasokan listrik berangsur normal pada 23 Agustus mendatang setelah proses perbaikan selesai.
Selain membahas listrik, rapat juga mendengarkan paparan dari PT Air Minum Bersujud mengenai dampak pemadaman terhadap pelayanan air bersih.
Komisaris PT Air Minum Bersujud, Eryanto Rais, menjelaskan bahwa seluruh proses produksi dan distribusi air sangat bergantung pada pasokan listrik. Karena itu, pelayanan tidak dapat langsung normal saat listrik kembali menyala, melainkan memerlukan waktu untuk menstabilkan tekanan jaringan pipa.
DPRD Tanah Bumbu berharap PLN dan PT Air Minum Bersujud meningkatkan koordinasi serta menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat. DPRD juga mendorong agar pemulihan pasokan listrik dan pelayanan air bersih dapat segera terwujud demi meminimalisir dampak terhadap aktivitas masyarakat dan pelaku UMKM.
Reporter: Norman
RLPPD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun Anggaran 2020






