DPRD Banjar Tolak Rasionalisasi Kesehatan dan Pendidikan

DUTA TV MARTAPURA Layanan kesehatan di Rumah Sakit Ratu Zaleha Martapura dan sarana kesehatan lainnya mendapat perhatian besar dari sejumlah anggota DPRD Banjar.

Selain itu, bidang pendidikan juga masuk skala prioritas yang dibahas dalam agenda rasionalisasi anggaran antara legislatif dan eksekutif.

Berdasarkan data, untuk menutupi defisit anggaran tahun 2020 sebesar Rp276 milliar, Pemkab Banjar merasionalisasi anggaran di setiap SKPD antara 20 hingga 25{5b1a8e93fac51023fbcea5a31a1f1c34877e15d45a6e19a88118d1d7c5787696}, termasuk yang bersentuhan dengan kesehatan dan pendidikan.

Menurut 2 anggota DPRD Banjar, H.Rizani dan Syahrin pihaknya mendukung rasionalisasi, namun khusus untuk pendidikan dan kesehatan harus diminimalisir.

“Kami meminta Pemkab Banjar memangkas anggaran yang tidak perlu, agar rasionalisasi tidak menyentuh kesehatan dan pendidikan,” ujar Rizani.

“Jangan sampai bidang kesehatan dan pendidikan terdampak karena rasionalisasi,” tambah Syahrin.

Pemkab Banjar membenarkan untuk sementara rasionalisasi antara 20 hingga 25{5b1a8e93fac51023fbcea5a31a1f1c34877e15d45a6e19a88118d1d7c5787696} meliputi semua SKPD, menunggu hasil pembahasan dengan DPRD Banjar.

 

Reporter : Tarida Sitompul

#UPDATE CORONA KALSEL

Slider


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *