DMI Banjarbaru Bahas Persoalan Imam dan Pengelolaan Dana

Banjarbaru, DUTA TV – Sejumlah organisasi dan lembaga keagamaan bersilaturahmi ke Sekretariat Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Banjarbaru belum lama tadi.
Pertemuan dihadiri perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Banjarbaru, Muhammadiyah, serta sejumlah unsur keagamaan lainnya.
Ketua DMI Kota Banjarbaru, Gusti Noor Atauddin Satya Dharma, mengatakan pertemuan kali ini menjadi langkah awal untuk menyatukan pemahaman sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masjid.
Terkait pengelolaan dana masjid, diharapkan tidak hanya difokuskan untuk pembangunan fisik, namun dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan keagamaan, program kemakmuran masjid, hingga sosialisasi kepada masyarakat.
Gusti Noor menambahkan, pembahasan pada pertemuan kali ini merupakan tahap awal pemetaan persoalan. DMI Banjarbaru selanjutnya akan mengagendakan pertemuan lanjutan dengan melibatkan sejumlah pihak, termasuk yayasan dan pengurus masjid.
“Ini kegiatan silaturahmi untuk membicarakan beberapa problem yang terjadi di masjid-masjid, terutama masalah imam, kemudian infak, sedekah dan zakat fitrah. Kemungkinan ke depan bisa untuk pembangunan masjid itu sendiri, kegiatan masjid dan sosialisasi masjid,” kata Gusti Noor Atauddin Satya Dharma, Ketua DMI Kota Banjarbaru.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Banjarbaru, Guru Mukhlis Kaspul Anwar, menyambut positif langkah DMI dalam memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak sebagai upaya evaluasi pengelolaan masjid.
“Kita bersilaturahmi dulu dengan seluruh yayasan dan pengurus masjid. Kita petakan problem apa yang mereka hadapi, kemudian solusi apa yang mereka tawarkan. Kita yang nantinya menjembatani,” ujar Mukhlis.
Guru Mukhlis menambahkan, salah satu langkah yang perlu dilakukan yakni membangun silaturahmi dengan yayasan dan pengurus masjid untuk mengetahui secara langsung persoalan yang mereka hadapi.
Penguatan sinergi tersebut diharapkan dapat semakin memaksimalkan fungsi masjid di tengah lingkungan masyarakat.
Reporter : Suhardadi





