Disdag Kalsel Sebut Tingginya Harga Bahan Pokok Karena Mekanisme Pasar

Banjarmasin, DUTA TVTingginya harga minyak, telur, hingga cabai di pasaran membuat pedagang menjerit. Menyikapi hal ini Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan yang selalu melakukan pengontrolan harga mengaku kondisi ini lazim terjadi, apalagi di momen penghujung tahun dan kondisi cuaca buruk.

Hal ini disebut juga mekanisme pasar, yang mana harga-harga tersebut sempat anjlok pada beberapa bulan lalu lantaran melimpahnya hasil ternak dan perkebunan, namun permintaan menurun.

Pada momen nataru ini disebut berbarengan dengan pembagian bantuan program keluarga harapan, yang membuat stok di pasaran menipis sehingga membuat harga naik.

Disdag menyebut kondisi ini diperkirakan hanya akan terjadi hingga pertengahan januari mendatang.

“Harga pasar telur memang melampaui harga yang ditetapkan pemerintah, dipicu karena terjadi kenaikan harga pakan, lalu produktifitas turun akibat beberapa waktu lalu telur ayam anjlok, sementara saat ini permintaan pasar meningkat, telur dari Jawa yang biasa datang sementara itu tidak masuk karena lebih menjual ke daerah jawa karena lebih mahal, Insyaallah ini berlangsung hingga Minggu kedua Januari,” kata Birhasani, Kadisdag Kalsel.

Birhasani, Kadisdag Kalsel
Birhasani, Kadisdag Kalsel (foto:duta tv)

Hingga kini pihak Disdag telah melakukan intervensi harga dengan mengadakan pasar murah sejak November lalu. Bahkan pasar murah tersebut masih terus berlangsung di sejumlah Kabupaten/Kota seperti Tabalong, Hulu Sungai Tengah serta Banjarmasin.

Reporter : Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *