Dimutilasi 310 Bagian, Psikolog Duga Hubungan Alvi – Tiara Diwarnai Toxic

Surabaya, DUTA TV — Alvi Maulana (24), terduga pelaku pembunuhan terhadap pacarnya sendiri Tiara Angelina Saraswati (25) yang dimutilasi menjadi 310 bagian lalu dibuang di Pacet, Mojokerto telah diringkus.
Psikolog menduga adanya kemungkinan Alvi dan Tiara menjalani hubungan percintaan yang toxic.
Hal itu disampaikan oleh Riza Wahyuni SPsi MSi, Praktisi Psikolog Klinis dan Forensik Surabaya.
Dia sebutkan tentang kemungkinan kepribadian pelaku, perbuatan ketika memutilasi, sifat manipulatif, hingga menjalani hubungan toxic.
Riza mengatakan secara umum, baik karakter pelaku, hingga latar belakangnya perlu didalami oleh psikolog forensik.
Menurutnya, memotong tubuh menjadi ratusan bagian bukan hal yang mudah.
“Perlu kita lihat, dia sampai melakukan sedetail itu (memutilasi), kan bukan hal mudah untuk orang normal. Itu yang perlu kita pahami,” ujarnya, Senin (8/9/2025).
Terkait motif, Riza menyebutkan bahwa masing-masing kasus akan berbeda-beda motifnya.
Ada yang karena sakit hati, spontan karena kemarahan sesaat, sampai ingin menghilangkan jejak.
Pada kemarahan yang sifatnya sesaat, hal ini bisa membuat pelaku ingin menghilangkan jejak dengan cara melakukan pembunuhan hingga mutilasi.
Latar belakang pekerjaan Alvi sebagai jagal hewan juga bisa menjadikannya termotivasi saat ingin menghilangkan jejak. Karena pelaku sudah menguasai dunia jagal hewan itu.
“Ya, bisa jadi dia terinspirasi untuk melakukan itu (mutilasi) dengan pengalaman perilaku (jagal hewan). Tapi kita jangan menggeneralisasi bahwa mereka yang jagal hewan demikian. Nanti kita jadi salah. Potongannya kecil-kecil, itu kan hanya bisa dilakukan orang yang memiliki pengalaman,” katanya.(dtk)





