Dampak Pembangunan Hotel, Lima Ruang Kelas SDN Antasan Besar 7 Rusak

DUTA TV BANJARMASIN – Sejak beberapa bulan terakhir, kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri Antasan Besar 7 di Jalan Meratus Banjarmasin, mengalami kemiringan dari posisi awal, selain pergeseran pada dinding beton atap dan bagian lantai ruang kelas juga berlubang.

Kondisi ini diduga dampak dari pembangunan hotel bertingkat, yang tepat berada disamping sekolah.

Pihak sekolah pun terpaksa memindahkan aktifitas belajar siswa ke ruang lain, lantaran lima kelas dibangunan sekolah ini tak bisa lagi digunakan, karena sangat membahayakan siswa.

Pihak sekolah sendiri sempat meminta perbaikan bangunan baru, agar pendidikan di tempat ini bisa berjalan normal tanpa ada rasa khawatir ambruk.

“Kini sekolah sesuai fakta seperti ini lah memperhatikan, ada 12 rusak, 5 rusak berat, mudahan ada realisasi perbaikan, peminat disini lumayan banyak,”ucap Aspiati Norfah  Kepala Sdn Antasan Besar 7

Sementara itu pihak hotel Pyramid Suite Armany mengaku tak tutup mata dengan kondisi kerusakan sekolah, yang tepat berada disamping gedung usaha mereka, sejak 2015 hingga sekarang perbaikan kecil telah dilakukan pihak Manajemen hotel, mulai atap lantai sampai halaman sekolah.

Namun untuk membangun secara keseluruhan, manajemen hotel berharap ada sharing dana dengan pemerintah.

“Kita sudah lakukan perbaikan lantai, keramik sudah diperbaiki semua, beberapa bulan ada perbaikan plafon, mereka ini minta bangunkan sebigian, ini agak berat juga, tapi kalau ada bantuan dari dinas bias saja kita bangun,”ucap Arie Sholeh Mulia  Direktur Utama Pyramid Suite Hotel

Arie Sholeh Mulia Direktur Utama Pyramid Suite Hotel

Arie Sholeh Mulia Direktur Utama Pyramid Suite Hotel

Sekolah yang menampung 500 siswa ini, dibangun dari kayu sejak tahun 80 an,  perbaikan sementara hanya dilakukan pihak hotel, sedangkan untuk anggaran pemerintah belum teralokasikan.

Reporter : Fadli Rizki

#UPDATE CORONA KALSEL

Slider

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *