BPBD Kalsel Tunggu Modifikasi Cuaca Untuk Tangani Karhutla

Banjarbaru, DUTA TV Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (BPBD Kalsel) menunggu pelaksanaan teknik modifikasi cuaca (TMC) yang diperkirakan Juli  ini, untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pelaksanaan TMC mendapatkan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI) dan Badan Restorasi Gambut (BRG) selaku lembaga yang membidangi TMC.

“Kita sudah menggelar pertemuan dengan kementerian dan lembaga terkait, pelaksanaan modifikasi cuaca di langit Kalimantan Selatan masih menunggu arahan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Raden Suria Fadliansyah, Jumat (30/6/23).

Ia menyebutkan TMC akan memanfaatkan awan potensial untuk mendatangkan hujan di langit Kalsel.  Pelaksanaan teknik modifikasi cuaca (TMC) tersebut sebagai langkah menanggulangi maraknya kasus karhutla pada musim kemarau saat ini.

“Kalsel memasuki musim kemarau panjang, banyak kejadian karhutla sehingga kita membutuhkan rekayasa cuaca mendatangkan hujan,” ucapnya.

Pihaknya menjalin komunikasi secara rutin dengan pihak BRG terkait jadwal pasti pelaksanaan TMC di Kalsel. Suria masih menunggu kedatangan helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) karena BPBD Kalsel telah mengajukan sebanyak dua helikopter patroli karhutla dan delapan helikopter “water bombing” untuk pemadaman karhutla melalui jalur udara.

Kalsel didominasi wilayah yang sulit dijangkau transportasi darat sehingga ia berharap helikopter secepatnya didatangkan dari pusat. Diperkirakan BNPB akan mendatangkan dua helikopter terlebih dahulu pada awal Juli untuk memaksimalkan patroli karhutla jalur udara.

“Hingga hari ini total sebanyak 2.521 titik api telah menyebar di Kalimantan Selatan,” ungkap Suria.(ant)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *