BNNP Sita 3 Kg Sabu & Ratusan Butir Inek Dari Satu Keluarga

Banjarmasin, DUTA TV3 tersangka pengedar dan bandar narkoba nampak pasrah, saat kasusnya dieskpos di halaman kantor BNNP provinsi Kalimantan Selatan, Senin pagi (15/02/2021). Ketiganya merupakan warga Basirih, Banjarmasin Selatan, pelaku diamankan oleh petugas pada 9 Februari lalu. Ironisnya ketiganya merupakan satu keluarga, yakni Ayah, Ibu dan Anak.

Awalnya petugas mengamankan pelaku berinisial M dan R, yang merupakan suami istri di Kintap. Rencananya, kedua pelaku ini akan mengedarkan  barang haram ke daerah Batu Licin.

Lihat Juga :  Jadi Bandar Sabu, Kades di Tapin Berkaca – Kaca

Dari hasil pengembangan, petugas kembali mengamankan pelaku berinisial N di Banjarmasin, yang tak lain anak dari 2 pelaku yang sebelumnya di tangkap.

“Kami melakukan penangkapan terhadap 3 tersangka, awalnya kami mendapatkan informasi untuk peredaran narkotika jenis sabu ini di Banjarmasin, kemudian mereka menyebarkan ke daerah Batu Licin,” ungkap  Brigjen Pol Jackson Arisano kepala BNN Provinsi Kalsel.

Lihat Juga :  BNNP Kalsel Ungkap Peredaran 5,5 Kg Sabu, Satu Pelaku Pecatan TNI-AD

Dari ketiganya, aparat menyita 3 kilogram lebih sabu, dan 357 butir ineks yang disembunyikan anak di sebuah tempat. Diduga barang bukti narkoba tersebut rencananya akan diedarkan di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan. Selain pelaku dan barang haram, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa handphone dan juga mobil.

“Suami istri ini yang mengirim barang ke wilayah Batu Licin, kita mencegat di wilayah Kintap. Kita amankan sabu 3.000 gram lebih dan 357 butir ineks,” tambah Brigjen Pol Jackson Arisano.

Lihat Juga :  Waspada! Liquid Vape Mengandung Ganja Masuk Kalsel

Diduga narkoba tersebut dipasok dari Malaysia melalui jalur darat ke wilayah Kalimantan Timur, hingga akhirnya dikirim ke Kalimantan Selatan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka, ketiganya dikenakan pasal 132 junto 114, junto 112 Undang-Undang Republik Indonesia tentang narkotika, dengan ancaman  seumur hidup.

Reporter : Zein Pahlevi


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *