Bawaslu Kaji Pengumuman Donasi Denny-Difri

BANJARMASIN, DUTA TV — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel turut memantau ramainya kontroversi penggalangan donasi oleh salah satu Paslon di media sosial.
Selain melihat poster, jajaran pengawas juga sudah mendengar pernyataan yang tersebar, perihal sumbangan Rp5000 dari masyarakat umum, untuk proses tahapan politik yang akan digulirkan ke Mahkamah Konstitusi (MK), terkait perselisihan hasil Pemilu atau PHPU.
Komisioner Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan meyebut saat ini tahapan Pilkada masih bergulir di rekapitulasi suara gubernur, dan penggalangan itu dilakukan pada proses itu, dengan peluang adanya sengketa hasil pilkada menuju MK, sehingga pihaknya akan segera melakukan kajian secepatnya, apakah ada unsur pelanggaran didalamnya.
“Saya baru tau siang tadi, akan segera kami konsultasikan, apakah ini masuk ranah Pilkada, karena saat ini rekapitulasi, peluang PHPU menuju ke MK. Ini seperti minta donasi, kami akan bicarakan intern, apakah masuk Pidana Pemilu,” ujarnya.
Diketahui, sejak kemaren laman internet diramaikan poster digital dan pernyataan salah satu Paslon, yang melakukan penggalangan dana untuk upaya sengketa pillada di mahkamah konstitusi.
Reporter : Fadli Rizki





