Banjarbaru Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

Banjarbaru, Duta TV — Kebakaran lahan terjadi di wilayah Baroh Peramuan dan Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, pada Kamis siang (16/07/26).

Kebakaran lahan kali ini dipicu akibat cuaca panas dan tiupan angin kencang pada siang hari di saat musim kemarau.
Menindaklanjuti terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Kota Banjarbaru menetapkan status siaga darurat dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan.
Penetapan status siaga darurat karhutla diambil usai Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda di Aula Gawi Sabarataan pada Kamis siang.
Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menuturkan penetapan status siaga darurat diambil sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi kesiapsiagaan karhutla bersama Gubernur Kalimantan Selatan pada pekan lalu.
“Hari ini kita sepakat untuk menetapkan status siaga karhutla untuk Kota Banjarbaru. Tentunya poin yang terpenting adalah kita tetap sinergi dan kolaborasi yang paling utama. Dari tiga hotspot untuk saat ini memang Cempaka yang paling banyak kejadiannya. Insyaallah nanti ke depannya kita akan melaksanakan apel kesiapsiagaan dan tentunya persiapan untuk posko-posko terpadu. Kita mengedukasi masyarakat dan menyosialisasikan imbauan agar jangan sampai ada masyarakat membuka lahan dan dengan sengaja membakarnya,” tuturnya.
Berdasarkan pantauan BPBD Kota Banjarbaru, kebakaran lahan di Kota Banjarbaru sudah terdeteksi sedikitnya tiga hotspot atau titik panas.
Wali Kota Erna Lisa Halaby mengimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan sengaja membakar lahan. Pihaknya mengingatkan jika ada oknum yang sengaja membakar lahan, maka akan dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku.
Reporter: Suhardadi





