Bandara Syamsudin Noor Tambah Frekuensi Penerbangan Jelang Haul Guru Sekumpul dan Nataru

Banjarmasin, Duta TV — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru serta pelaksanaan Haul Guru Sekumpul, aktivitas di Bandara Internasional Syamsudin Noor diprediksi meningkat signifikan.
Mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak bandara menyiapkan sejumlah langkah, termasuk penambahan frekuensi penerbangan dan pendirian posko layanan.
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana menyampaikan kesiapan pihaknya dalam rapat bersama Komisi III DPRD Kalimantan Selatan.
Ia mengatakan bahwa bandara akan beroperasi dengan optimal untuk memastikan pelayanan tetap berjalan lancar selama periode puncak liburan.
Kendati tidak ada penambahan personel, namun pihak bandara memperkuat koordinasi internal dan memastikan seluruh staf siap memberikan pelayanan maksimal.
Tidak hanya itu, untuk menyambut Haul Guru Sekumpul atau momentum 5 Rajab, bandara juga menyiapkan posko khusus di area kedatangan yang akan dibuka pada 21 hingga 28 Desember mendatang.
Stephanus Millyas Wardana menjelaskan kesiapan operasional bandara menyambut periode libur akhir tahun.
“Kalau dari sisi bandara kami siap. Dari sisi personel kami siapkan namun tidak ada penambahan personel, kami melihat ini masih bisa dihandle personel kami. Kemudian kalau untuk kaitannya dengan posko, kami akan buka posko tanggal 18, itu posko Nataru,” ungkapnya.
Ia melanjutkan penjelasan mengenai tujuan dibukanya posko layanan khusus bagi penumpang.
“Harapannya itu bisa mempermudah bagi para penumpang untuk bisa mendapatkan informasi kaitannya dengan apa saja yang dibutuhkan selama di bandara selama libur Natal. Kalau untuk Guru Sekumpul atau momentum Lima Rajab, kami akan mendirikan posko di area kedatangan dimulai periodenya tanggal 21–28,” tambahnya.
Stephanus juga memaparkan dukungan kepada relawan serta penyesuaian frekuensi penerbangan.
“Kita mengakomodir relawan-relawan terutama taksi untuk memberikan fasilitas secara gratis dan mungkin juga memberikan air minum di posko bagi para pengunjung yang membutuhkan. Itu baru satu, Citilink di penerbangan sore penambahan frekuensi satu kali,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kalsel menyoroti pentingnya persiapan matang mengingat adanya empat momentum besar yang terjadi hampir bersamaan, meliputi Natal, Haul Guru Sekumpul, Tahun Baru, dan libur sekolah.
Dalam rapat ini ia menegaskan bahwa dewan ingin memastikan tidak terjadi penumpukan penumpang di bandara.
Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah menjelaskan agenda utama dalam rapat tersebut, yakni memastikan kesiapan menghadapi momentum akhir tahun.
“Pembahasan hari ini kita lebih ke persiapan untuk Nataru dan kita punya empat event. Yang pertama persiapan terdekat Natal, kemudian juga Haul Guru Sekumpul, libur Tahun Baru, dan anak sekolah,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh persiapan perlu diperhatikan secara detail agar pelayanan publik tetap optimal.
“Jadi kita perlu mempersiapkan hal-hal tersebut bagaimana dari pihak bandara mungkin nanti persiapannya jangan sampai terjadi penumpukan dan sebagainya sehingga masyarakat juga bisa menikmati liburan-liburan yang tidak terkendala,” tambahnya.
Dalam rapat ini, pihak bandara memprediksi jumlah penumpang diperkirakan meningkat dibanding tahun lalu.
Peningkatan itu berkisar 8 persen, atau mencapai 193 ribu penumpang sepanjang periode 18 Desember hingga awal Januari.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





