Gelar Unjuk Rasa, Mahasiswa Tolak MBG Hingga Revisi UU Polri

Banjarmasin, Duta TV — Ratusan mahasiswa tiba di Kantor DPRD Kalimantan Selatan sekitar pukul 14.35 Wita, Senin siang.

Kedatangan mereka bertujuan menyampaikan aspirasi dan sejumlah tuntutan kepada anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan empat tuntutan utama. Pertama, mendesak pemerintah menghentikan realisasi Program Makan Bergizi Gratis atau MBG serta Program Koperasi Merah Putih.

Kedua, meminta pemerintah pusat membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak dan mengendalikan kenaikan harga kebutuhan pokok yang dinilai semakin membebani masyarakat.

Ketiga, menolak revisi Undang-Undang Polri yang saat ini menjadi perhatian sejumlah elemen masyarakat sipil.

Sementara tuntutan keempat, mahasiswa meminta pemerintah pusat maupun daerah lebih memprioritaskan kesejahteraan pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil.

Namun hingga pukul 17.00 Wita lebih, dialog yang direncanakan belum terlaksana karena tidak ada anggota DPR RI yang hadir di lokasi aksi.

Di lokasi hanya hadir sebelas perwakilan DPRD Kalimantan Selatan, termasuk Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK. Meski demikian, massa aksi tetap bertahan hingga selepas waktu Magrib sembari menunggu kehadiran wakil rakyat di tingkat pusat yang dinilai memiliki kewenangan untuk menindaklanjuti tuntutan mereka.

Koordinator lapangan aksi, Ahmad Munawir Sazali, mengatakan, “Kami tidak akan memulai diskusi kajian yang kami bikin kalau tidak ada DPR RI yang berhadir. Kami bertahan hingga senja ini karena kami ingin berbicara, kami ingin berdialog bersama. Pernyataan sikap kami meminta DPR RI dapil Kalsel beserta DPRD Kalsel berhadir.”

Sementara itu, Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Supian HK, menyatakan, “Ini ranahnya pusat semua. Mereka ingin menyampaikan langsung ke anggota RI dapil Kalsel. Isya Allah tiga hari waktunya, sudah ada yang kita hubungi, mereka siap saja.”

DPRD Kalimantan Selatan menyatakan akan memfasilitasi pertemuan antara mahasiswa dan anggota DPR RI dalam beberapa hari ke depan agar aspirasi yang disampaikan dapat diteruskan kepada pemerintah pusat. Uniknya dalam aksi kali ini, tak ada sikap represif yang ditunjukkan, baik massa maupun aparat kompak melakukan penghormatan kepada Bendera Merah Putih di sela-sela aksi.

Reporter: Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *