Balangan Gandeng Nabil Salim, Memantapkan Kain Sasirangan Khas Balangan “Air Terjun Manyandar Millenial”

Paringin, Duta TV – Nursidah Ansharuddin selaku pendamping para pengrajin kain sasirangan yang ada di kabupaten Balangan bekerjasama dengan perancang busana nasional Nabil Salim dan juga para pengrajin setempat memantapkan motif kain sasirangan khas kabupaten Balangan yang diberi nama “Air Terjun Manyandar Millenial”, Minggu (27/09/2020).

“Kami telah membina pengrajin sasirangan sekitar 30 orang di kabupaten Balangan, di mana kami telah melaunching icon motif Sasirangan dari kabupaten Balangan yaitu “Air Terjun Manyandar Millenial” dan kami juga menggandeng perancang busana nasional yaitu Nabil Salim,” ujar Nursidah.

Nama Air Terjun Manyandar Millenial ini sendiri diambil namanya dari sebuah nama air terjun yang berada di kecamatan Halong yaitu Air Terjun Manyandar.

Nursidah juga mengharapkan, agar ke depan bias kembali bekerjasama lagi dengan Nabil Salim untuk menciptakan motif-motif yang bisa dikenal baik di dunia nasional maupun internasional, sehingga bisa memenuhi permintaan pelanggan.

“Kami juga akan bekerjasama dengan SKPD terkait untuk mengundang mas Nabil Salim lagi ke kabupaten Balangan untuk membina terus para pengrajin di kabupaten Balangan, karena niat kami sebagai pendamping untuk para pengrajin, tujuannya adalah agar meningkatkan ekonomi keluarga mereka supaya mereka hidup sejahtera dengan hasil kerajinan mereka, kemarin sempat ada pembicaraan tersendiri empat mata dengan Nabil Salim, Insyaa Allah pekerjaan kami akan diridhoi Allah karena untuk kemaslahatan umat terutama di kabupeten Balangan,” tegas Nursidah.

Dikesempatan yang terpisah saat dihubungi lewat Whatsapp, Nabil Salim sedikit menceritakan dibalik cerita tentang launching motif kain Sasirangan khas Balangan tersebut, bahwa upaya Pemkab Balangan sangat serius dan bersungguh-sungguh dalam hal bimbingan dan pelatihan kepada para pengrajin,” kata Nabil Salim.

Tambahnya, mengenai pemantapan motif “Air Terjun Millenial tersebut” banyak sekali improvisasi dari tema satu ke tema lainnya dengan berbagai macam perkembangan motif yang berbeda namun tetap dalam satu tema Air Terjun Manyandar tersebut.

“Bahkan saya pun ketika setelah membina dan melihat hasil, saya berani menerima pesanan dari desainer papan atas ibukota, saya mencoba memakai pengrajin kabupaten Balangan alhamdulillah diterima dengan positif,” ungkap Nabil.

Tim Liputan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *