Aliansi BEMSI Kalsel Terlibat Aksi Saling Dorong Saat Unjuk Rasa

Banjarmasin, Duta TV — Penunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi BEMSI Kalsel terlibat aksi saling dorong dengan petugas, Rabu sore kemarin.

Aksi tersebut terjadi karena massa aksi yang memaksa masuk ke Gedung DPRD Kalsel untuk menemui Ketua DPRD Kalsel, Supian HK.

Sebelumnya, Supian HK, Kapolda Kalsel, dan Danrem 101 Antasari sempat menemui massa untuk mendengarkan aspirasi mereka, yang berisi sembilan tuntutan, di antaranya penolakan penggusuran lahan warga di Sidomulyo, Banjarbaru.

Selain itu, mereka juga mengangkat isu terkait agraria dan lingkungan, penghentian tambang ilegal, pemberantasan mafia tanah dan pencemaran lingkungan, serta mendesak pengungkapan aktor intelektual dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus.

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, di sela-sela aksi mengatakan akan menggelar rapat dengar pendapat umum pada awal Mei mendatang. Pada rapat tersebut akan mengundang sejumlah instansi untuk melakukan klarifikasi.

“Kita lanjutkan nanti hanya MBG dan Sidomulyo, kita agendakan tanggal 5. MBG ada ranahnya biar nanti ketuanya. Kami DPRD prestasi sebagai warga Kalsel,” ujarnya.

Usai menyampaikan tuntutan dan menggelar aksi, seluruh peserta aksi langsung membubarkan diri. Rencananya, mereka akan kembali menggelar aksi dengan massa yang lebih banyak.

Reporter: Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *