Muara Teweh Gempa 3.5 Magnitude, Kedalaman 10 Km

DUTA TV BANJARMASIN – Gempa berkekuatan 3,5 magnitude melanda Muara Teweh Kalimantan Tengah pada pukul 9.38 WIB, Kamis (31/01)
Gempa bumi berpusat di 12 km sebelah utara kota Muara Teweh, Barut, Kalimantan Tengah, sebagaimana yang tercatat di Badan Meteorologi, Klimatologi dan Giofisika (BMKG).
Kepala Kelompok Tekhnisi BMKG muara Teweh, Sunardi menduga gempa terjadi karena adanya patahan.
“Sesuai dengan informasi dari BMKG-BKB Stasiun Geofisika Balikpapan, Kalimantan Timur yang kami terima, gempa ini diduga akibat sesar (patahan),”ujar Sunardi.
Hasil analisa BMKG menunjukkan lokasi gempa berada di 0.83 lintang selatan dan 114.88 bujur timur atau tepatnya berada pada jarak 12 KM sebelah utara kota Muara Teweh dengan kedalaman 10 KM.
Selain dirasakan warga Muara Teweh, gempa juga dirasakan oleh warga di tempat lain, diantaranya Kelurahan Jambu dan Jingah Kecamatan Teweh Baru, sampai dusun Transbandep Kecamatan Teweh Selatan.
“Guncangan dirasakan oleh beberapa orang. Bahkan beberapa warga ada yang berhamburan keluar dari sekolah maupun kantor untuk menyelamatkan diri,”lanjut Sunardi.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan dekadalam hiposenternya, guncangan ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.
“Dilaporkan belum terjadi aktivitas gempa susulan. Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG,”katanya.
BMKG Barito Utara memiliki alat deteksi gempa bumi dan tsunami / Tsunami early warning System (TEWS). Alat ini berfungsi membantu BMKG memantau gempa dan tsunami yang terjadi di wilayah Pulau Kalimantan atau khususnya sekitar laut Sulawesi.
Secara umum Pulau Kalimantan dikenal aman dari gempa dan tsunami. Namun fakta mencatat peristiwa langka terjadi di Muara Teweh, Kalimantan Tengah.
Tim Liputan





