Warga: Banjir Kali ini Termasuk Parah

DUTA TV TAPIN – Luapan air Sungai Tapin yang menggenangi beberapa kawasan pemukiman di Kecamatan Tapin Utara, disebut menjadi musibah banjir yang terparah oleh masyarakat setempat.
Hal tersebut terlihat dari tinggi genangan dan jumlah pemukiman warga yang terdampak.
Seperti diakui warga di kawasan Kelurahan Kupang. Hingga kini terdata sudah ada lebih dari 50 buah rumah yang terendam air, baik teras hingga masuk ke areal dalam rumah.
Lihat juga :Dianggap Biasa, Nenek Fauziah Enggan Dievakuasi Dari Banjir
“Mulai jam 11.00 malam, banyunya masuk jadi bersiap siap ae maangkati barang tunggal dikitan, malam tadi terganggu banar. Tingginya lebih semata kaki sekitar satu kilanan, amun mengungsi kalo pina barang pulang dirumah larutan, jadi tetap disini aja, tiap kali banjir ae tahun tadi dua kali, tapi ini tedalam dari pada rajin,†ujar Siti Aisyah Warga Kelurahan Kupang

“Terjadi banjir itu bukan setiap tahun, tapi karena adanya hujan tadi malam, kita bilang alam itu ada yang berubah dan dirubah, nah sekarang setelah alam di rubah itu lah terjadi meningkatnya debit air di RT 11. Ini sekarang yang terdampak kena banjir ini 47 KK, dan itu terdampak yaitu ada yg sampai lantai depan dan belakang, sekarang selama banjar ini yang paling parah, ini untuk kedalaman kita ukur dari badan jalan tadi dari ujung sana ke sana yang di RT 11, paling dalam ada 27 CM sedangkan di RT 12 itu 48 CM paling dalam,â€ucap Rahul Khan Ketua RT 11 Keluaran Kupang
Lihat juga :Halaman Tergenang, Beberapa Sekolah di Tapin Diliburkan
Dari pantauan ketinggian air di Kelurahan Kupang bervariasi, dari sekitar 25 CM hingga paling dalam setinggi kurang lebih 50 CM.
Reporter : Muhammad Irfansyah





