JMSI Kalsel Siap Tingkatkan Kualitas Produk Jurnalistik dan Profesionalisme Media

Banjarmasin, Duta TV — Jaringan Media Siber Indonesia Kalimantan Selatan resmi dikukuhkan, Senin pagi. Pelantikan dan pengukuhan pengurus JMSI Kalimantan Selatan berlangsung dihadiri perwakilan pengurus pusat.

Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas produk jurnalistik, meningkatkan profesionalisme insan pers, serta menghadirkan informasi yang berimbang dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua Dewan Pembina JMSI Kalimantan Selatan, Afrizaldi, menegaskan JMSI harus menjadi garda terdepan dalam menghadirkan informasi yang berbasis data, berimbang, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Di tengah maraknya informasi yang berpotensi menggiring opini, JMSI Kalsel diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang edukatif, kredibel, dan memberikan manfaat bagi publik.

H. Afrizaldi, Ketua Dewan Pembina JMSI Kalsel, mengatakan, “Kami berharap bahwa dengan pelantikan hari ini bukan sekadar seremonial, tapi bagaimana nantinya Jaringan Media Siber Indonesia yang ada di Kalimantan Selatan ini bisa menjadi salah satu produk jurnalis yang berkualitas, yang profesional, yang menjadikan suatu informasi itu yang berbasis perimbangan data. Di mana seperti kita ketahui saat ini mungkin marak hal-hal yang bersifat informasi namun tidak menuju pada edukasi, melainkan pada penggiringan opini. Nah, harapan kita kawan-kawan JMSI ini yang terdiri dari kawan-kawan jurnalis ini bisa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik tersebut. Jadi, dalam satu informasi yang kita sajikan kepada masyarakat itu adalah satu informasi yang memang satu sisi adalah sebagai sarana kita untuk memberitakan suatu permasalahan. Namun, di satu sisi juga kita berharap bahwa suatu informasi yang kita sajikan ini menjadi solusi bagi permasalahan-permasalahan yang ada di Kalimantan Selatan. Nah, jadi harapan kita, objektivitas dan perimbangan pemberitaan ini menjadi salah satu pegangan dari kawan-kawan JMSI di Kalimantan Selatan.”

Sementara itu, Ketua JMSI Kalimantan Selatan, Anshari Yannooor, mengatakan fokus awal kepengurusan adalah memperkuat organisasi secara internal, termasuk membantu anggota memenuhi berbagai persyaratan perusahaan pers dan verifikasi Dewan Pers. Saat ini, lebih dari 70 perusahaan media telah tergabung dalam JMSI Kalsel, di mana sekitar 20 media telah terverifikasi Dewan Pers.

Anshari Yannooor, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia Kalimantan Selatan, mengatakan, “Yang jelas ke depan kita akan merapikan organisasi secara internal dulu kan. Ada beberapa kawan-kawan anggota yang harus kita penuhi syarat-syaratnya, termasuk juga mungkin soal pertanyaan kawan-kawan soal verifikasi Dewan Pers lah. Yang jelas kita di pusat itu ada pokja untuk mengurusi hal itu. Jadi nanti bagaimana teknisnya, akan kita diskusikan. Dan mungkin bisa jadi nanti kita buka pendaftaran atau bagaimana, kita lihatlah teknisnya seperti apa. Yang jelas 70 lebih ya, itu ditandai dengan mereka memiliki sertifikasi JMSI. Nah, di antara 70 itu, sekitar 20 lebih itu sudah terverifikasi Dewan Pers.”

Selain pembinaan perusahaan media, JMSI Kalsel juga berkomitmen mendorong peningkatan kompetensi wartawan melalui pelatihan dan pelaksanaan UKW bekerja sama dengan berbagai lembaga pers. Dengan kepengurusan yang baru, JMSI Kalimantan Selatan diharapkan semakin berperan dalam menjaga kualitas informasi publik serta memperkuat profesionalisme media siber di daerah.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *