Pemprov Kalsel Matangkan Kawasan Tugu Nol Kilometer Banjarmasin sebagai Magnet Wisata Terpadu Baru di Kalsel

Banjarmasin – dutatv.com, Kawasan wisata Tugu Nol Kilometer di pusat Kota Banjarmasin mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata digital dan pusat ekonomi kreatif baru di Kalimantan Selatan.
Dukungan tersebut ditandai dengan pencanangan kawasan Menara Nol Kilometer Banjarmasin sebagai kawasan wisata digital pertama di Kalimantan Selatan dengan QRIS sebagai kanal pembayaran utama dalam gelaran Banua QRIStival 2026 di Banjarmasin, Minggu (24/5).
Prosesi ini ditandai dengan pemindaian kode QRIS di pintu masuk kawasan Tugu Nol Kilometer oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Subhan Nur Yaumil, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, serta Direktur Utama Bangun Banua, H. Afrizaldi.
Plh Sekda Provinsi Kalimantan Selatan, Subhan Nur Yaumil, mengatakan keberadaan kawasan Tugu Nol Kilometer diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pendapatan asli daerah (PAD).
Menurutnya, pengelolaan kawasan tersebut nantinya akan dilakukan oleh Perusda Bangun Banua dan saat ini masih dalam tahap penyusunan kesepakatan kerja sama.
“Seluruh pengelola jasa perjalanan wisata atau tour and travel diharapkan memasukkan kawasan Tugu Nol Kilometer ke dalam paket destinasi wisata di Kalimantan Selatan,” ujar Subhan.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap penerapan transaksi non tunai di kawasan tersebut sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital di sektor pariwisata.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, menyampaikan dukungan penuh terhadap pencanangan Menara Nol Kilometer sebagai kawasan wisata digital pertama di Kalimantan Selatan dengan QRIS sebagai kanal pembayaran utama dalam gelaran Banua QRIStival 2026.
Menurutnya, pemanfaatan QRIS di kawasan wisata dapat memberikan kemudahan transaksi bagi pengunjung sekaligus mendukung percepatan digitalisasi sistem pembayaran di daerah.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan kesiapan operasional kawasan Tugu Nol Kilometer Banjarmasin sebagai destinasi wisata terpadu dan ruang publik baru di pusat kota.
Berbagai potensi pengembangan disiapkan di kawasan tersebut, mulai dari ruang usaha bagi pelaku UMKM, area pertunjukan seni budaya, hiburan masyarakat, hingga aktivitas ekonomi kreatif.
Dengan konsep integrasi antara wisata, seni budaya, hiburan, dan ekonomi kreatif, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan optimistis kawasan Tugu Nol Kilometer Banjarmasin dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
KiA





