UNBL Berkomitmen Cetak Alumni Berintegritas Dan Skill Mumpuni

Banjarbaru, Duta TV — 27 lulusan program studi khusus farmasi atau RPL mengikuti prosesi wisuda yang digelar di Auditorium Universitas Borneo Lestari Banjarbaru (UNBL), Selasa siang.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan kampus, yayasan, serta keluarga wisudawan.
Rektor Universitas Borneo Lestari, Nani Widaningsih, menyampaikan bahwa pihak kampus terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan soft skill yang mumpuni.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta peningkatan tata kelola dan sarana prasarana kampus.
Selain itu, universitas juga terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui standar akreditasi serta menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri, di antaranya di Malaysia dan Thailand.
“UNBL berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang unggul, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga soft skill, melalui penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Wisuda kali ini mengangkat tema pengukuhan lulusan berintegritas melalui implementasi penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Para lulusan berasal dari 10 program studi yang tersebar di tiga fakultas,” tutur Nani Widaningsih.
“Kami berharap para lulusan dapat menjaga nama baik almamater, bekerja dengan jujur, dan selalu bertutur kata yang baik,” ujar Ahmad Yani, Ketua Yayasan Borneo Lestari.
Pada wisuda ini, sejumlah mahasiswa berprestasi turut mendapatkan penghargaan. Di antaranya Aisyah sebagai lulusan terbaik dengan IPK 3,88, serta Noraida Mujoko dan Anggun Meylani Pratiwi yang masing-masing meraih IPK 3,76.
Aisyah, salah seorang lulusan terbaik, mengatakan kuliah di sini memberikannya kemudahan, baik dari segi jadwal maupun fasilitas, sehingga sangat membantu dalam menyelesaikan studi.
Melalui momentum ini, Universitas Borneo Lestari berharap para lulusan mampu bersaing di dunia kerja serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Reporter: Nina Megasari





