Pedagang Minyak Goreng Dipasaran Teriak

Banjarmasin, DUTA TV — Kebijakan Pemerintah yang meminta ritel modern menjual harga minyak goreng dengan harga eceran tertinggi 14 ribu rupiah, membuat pedagang di pasaran menjerit.
Meski kebijakan itu belum merambah pasar, namun hal itu tentu membuat pedagang cemas, pasalnya pedagang diminta turut menurunkan harga dari 20 ribu rupiah menjadi 14 ribu rupiah.
Hal ini disebut akan membuat pedagang mengalami kerugian, lantaran stok yang saat ini ada di pasaran dibeli dengan harga baru, di atas 14 ribu rupiah. Jika dijual dengan harga yang dianjurkan oleh pemerintah tentu akan merugikan pedagang.
“kami disini harganya masih tidak turun, kami beli harga mahal, masih 19-20 ribuan, kami sebenarnya bingung kepada pemerintah menetapkan satu harga, kami masih punya stok mahal, tapi satu minggu kedepan harus turun, di sales aja masih mahal, otomatis ada kerugian,” kata Adi salah satu pedagang sembako.
Mereka hanya berharap kebijakan Pemerintah ini kembali dipertimbangkan, hingga tidak merugikan pedagang.
Reporter : Nina Megasari.





