WUJUD CINTA ???

BANJARMASIN-DUTATV. Sahabat Secangkir Kopi Seribu Inspirasi, membicarakan topik cinta adalah topik yang tidak habis-habisnya, begitu banyak bahasan dan sudut pandang bisa kita ungkapkan, ditambah lagi gejala-gejalan yang muncul dari cinta ini juga beragam dari yang masuk akal, sampai kepada hal-hal yang tidak masuk akal, oleh karena terkadang saya merenung dari sekian banyak pendapat yang diungkapkan untuk membahas “cinta” ini, muncul inspirasi untuk mengungkapkan apa sesungguhnya wujud cinta itu. Saya sadar betul bahwa wujud yang saya mau sampaikan inipun tentu belum mampu mengungkapkan keseluruhan makna cinta, karena kata orang bijak sebagian besar makna cinta itu buka berada pada ranah “konsep” tetapi berada pada ranah “rasa”.

Sahabat ! cinta dari ranah rasa inilah yang membuat pembicaraan cinta menjadi sangat subjektif, oleh karena itu pada saat saya mencoba melihat wujud cinta itu juga tetap bisa terjebak dari subjektifitas rasa saya untuk mengungkapkan apa yang menjadi wujud cinta itu. Namun demikian sebagaimana yang saya kemukakan di atas tentu tidak akan berakhir untuk mendebatkan konsepnya, paling tidak saya mencoba mengemukan wujud dalam bentuk gejala yang umumnya diterima sebagai kemakluman kalau masuk ke dunia cinta ini.

Sahabat ! gejala pertama tanda cinta itu adalah terlihat dalam “perkataan”, yaitu perkataan-perkataan yang baik, yang indah, lemah lembut, pujian dan memberi motivasi atau semangat, sehingga kata-kata yang keluar dari seseorang yang penuh cinta adalah perkataan-perkataan dengan karakter seperti itu, sehingga pilihan kata yang digunakan selalu pilihan yang “menggugah jiwa”.

Berita Lainnya

Sahabat ! gejala kedua tanda cinta itu keluar dari gerak tubuh (gestur) yang memancarkan keramahan, dan bahkan sampai melakukan sentuhan, seperti jabat tangan, pelukan, atau sekedar belaian dan tapuk pundak yang semua itu tetap berada pada ranah atau norma-norma yang dibenarkan. Artinya sentuhan yang dimaksudkan tidak disamakan dengan mengumbar nafsu yang vulgar berkesan jorok.

Sahabat ! gejala ketiga tanda cinta adalah “pemberian” yaitu berupa benda-benda tertentu sebagai tanda “perhatian” pada setiap moment yang baik untuk memberikan perhatian itu. Pemberian ini tidak identik dengan barang-barang yang mahal, akan tetapi cukup dilihat dari sisi substansialnya dengan mengacu kepada hobby atau kegemaran subjek yang kita cintai tersebut, termasuk makanan ringan kegemarannya.

Sahabat ! gejala ke empat adalah “waktu”, artinya selalu ada waktu bagi kita untuk meluangkannya apabila diperlukan oleh orang atau subjek yang kita cintai tersebut, bahkan sedemikian pentingnya wujud cinta dalam bentuk waktu ini, ada istilah “selalu ada waktu untuk si dia” yang kita cintai.

Sahabat ! empat unsur yang bisa kita lihat dan rasakan dari wujud cinta tersebut tentu mempunyai makna yang umum yang bisa kita terapkan dalam berbagai bidang kehidupan, baik itu dari sisi membina hubungan bisnis, persahabatan atau bahkan hubungan percintaan yang bersifat personal (privat), namun demikian seberapa besar dan dalam kadarnya dari berbagai unsur wujud cinta tersebut, sangat tergantung kepada tujuan pribadi kita masing-masing dalam suatu hubungan sosial.

Sahabat ! bagi saya dalam mencintai pekerjaan dan sahabat semua, tentu kadarnya disesuaikan dengan keterbatasan yang ada pada kita, akan tetapi ketulusan dan keihklasan yang keluar dalam wujud perkataan, gestur, pemberian dan waktu dalam bentuk inspirasi di secangkir kopi seribu inspirasi ini adalah bentuk ketulusan saya berbagi wawasan untuk kebaikan hidup kita semua. Dengan dasar inilah saya mendoakan sahabat dan kita semua tetap berada dalam ranah istiqomah menjalani kehidupan, sehingga tagar #semakintuasemakinbijaksana dan #semakintuasemakinbahagia bisa terus kita wujudkan dan rasakan peningkatannya dari hari ke hari.

Lantas kalau wujud empat unsur itu belum ada dalam hubungan sosial, pekerjaan dan personal, patut sahabat renungkan apakah sesungguhnya sahabat mempunyai CINTA ?

Salam Secangkir Kopi Seribu Inspirasi

Dr. Syaifudin

Dewan Redaksi Duta TV

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *