Wisata Sungai Banjarmasin Bakalan Lanjut Digarap

Banjarmasin, DUTA TV — Pemerintah Kota Banjarmasin segera menambah unit transportasi sungai untuk wisata, sebagai kota yang mengandalkan sungai untuk objek wisata.

Wali Kota Banjarmasin  Ibnu Sina menargetkan penambahan transportasi sungai untuk wisata ini menjadi prioritas yang segera dilakukannya. Dia menginginkan, kegiatan kepariwisataan lebih maju dan didukung dengan peralatan transportasi sungai yang memadai, sehingga pariwisata berbasis sungai makin hidup.

Lihat Juga :  Komisi III Pantau Normalisasi Sungai Maluka Bati-Bati

Ibnu menyatakan program menghidupkan pariwisata sungai dengan menambahkan transportasi sungai tersebut ditargetnya tuntas hingga 2022.

“Nah ini harus diagendakan untuk master plan, saat ini sudah ada 5 shelter dan dermaga yang sudah kita bangun, dan tahun ini harus ditambah lagi untuk bisa operasional,” ujarnya.

Dia menyampaikan, pengadaan transportasi sungai tidak harus mewah seperti kapal pesiar, namun hanya cukup dengan transportasi sungai seperti klotok, tapi dengan desain yang bagus dan nyaman untuk penumpang.

Lihat Juga :  Komisi III Pantau Normalisasi Sungai Maluka Bati-Bati

Menurut Ibnu Sina, dengan adanya peralatan penunjang untuk transportasi darat ini, akan sangat membantu moda transportasi massal berbasis sungai, sehingga bisa mengurai kemacetan di darat.

“Di pintu masuk sungai Lulut itu kan sudah ada transportasi sungainya, kita coba lagi bikin 4 atau 5 unit dulu,” ujarnya.

Pada periode pertama kepemimpinannya dengan Hermasyah, yakni, 2016-2021, Ibnu Sina sudah mencita-citakan Kota Banjarmasin akan menjadi kota sungai terindah di Indonesia.

Lihat Juga :  Komisi III Pantau Normalisasi Sungai Maluka Bati-Bati

Sebagaimana sebutannya sebagai kota seribu sungai, Kota Banjarmasin sudah mengembangkan wisata sungai sebagai ikonnya, salah satunya wisata siring sungai Martapura di Jalan Piare Tendean di Banjarmasin Tengah.(ant)

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *