Vaksinasi & Pengembangan UMKM Menjadi Tonggak Ekonomi di Kalsel Pada Tahun 2021

Banjarmasin, DUTA TV – Di tahun 2020 akhir dimasa pandemi COVID-19, perekonomian nasional sempat ingin bangkit terutama di Kalimantan Selatan, namun ada kebijakan dari pemerintah pusat yang kembali menarik rem darurat pandemi COVID-19, menyebabkan seluruh perputaran perekonomian di Republik Indonesia termasuk Kalimantan Selatan kembali terkena dampak, akibat adanya skala pembatasan aktivitas di setiap kegiatan.

Dampak yang terasa adalah seluruh transsaksi perekoniomian negara mintra Indonesia seperti Amerika dan Tiongkok juga menjadi terhambat. Persoalan upaya pemulihan ekonomi ini dibahas dalam program talk show Duta TV yang dipandu oleh Diana Rosianti.

Di Kalimantan Selatan tepatnya pada  triwulan dua langsung terkontraksi pertumbuhan ekonominya 2,63 % disemua sektor, terutama pada sektor tambang, pandemi sekitar bulan Maret dan triwulan ke tiga 4,68 %.

Kabar baik di triwulan dua ke triwulan ketiga tumbuh positif 3,26% di Kalimantan Selatan, dan pihak BI optimis akan terus bangkit sebab ekonomi global juga mulai terjadi perbaikan. Dan industri sudah mulai menggeliat.

Menurut  amanlison sembiring selaku pimpinan wilayah Bank Indonesia mengatakan, “Kalsel pada tahun 2021 dengan perkembangan yang ada bahwa mulai negara tujuan ekspor Indonesia sudah mulai melakukan vaksinasi dan mobilitas masyarakat meningkat, akibatnya komoditas ekspor barang di Kalsel naik di awal – awal 2021 ini” tuturnya.

Sementara itu Senior VP Regional CEO Kalimantan Trilaksito Singgih mengatakan, di Kalsel transaksi selama periode COVID naik, terutama pada layanan mandiri online yakni sekitar 56% artinya kesadaranya tinggi, tetap melakukan bisnis tapi tetap aman.

“Didata kita terjadi peningkatan transaksi keuangan melalui layanan mandiri online, artinya potensi ekonomi akan pulih di masyarakat itu sangat besar” ucapnya.

Adaptasi prilaku membawa harapan yang bagus, dimana menjamunrnya pengembangan UMKM di Kalsel, dan itu sejatinya dapat menopang perekonomian di Kalsel selaiin dari industri sektor tambang.

Diakhir diskusi Kalsel Economic Outlook itu Amanlison Sembiring menambahkan, Kalsel juga harus ada penopang ekonomi lain, yang menadi potensi di daearah Kalsel sendiri dengan pengembangan UMKM, sehingga perlu sinergitas dengan semua kepentingan.

“Kecil tapi banyak dan ini dapat menjadi tiang penyangga ekonomi rakyat, namun masyarakat harus benar – benar didorong terutama dari segi permodalan dan meningkatkan sumber daya manusianya dalam membentuk karakter yang inopatif dan kreatif” tutupnya.

Reporter : Rahmatillah

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Redha Aulia R

Uploader.
Follow Me:

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.